Pilpres 2019

Banyak Alat Peraga Kampanye Terpasang di Pohon, Bawaslu Kota Bekasi: Merusak Estetika

Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) tampak terpasang di tempat-tempat yang seharusnya dilarang. Bawaslu angkat bicara.

Banyak Alat Peraga Kampanye Terpasang di Pohon, Bawaslu Kota Bekasi: Merusak Estetika
TRIBUNJAKARTA.COM/ YUSUF BACHTIAR
Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di pohon di Jalan Ir. Juanda Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) tampak terpasang di tempat-tempat yang seharusnya dilarang.

Seperti yang terjadi di Jalan Ir. Juanda, Kota Bekasi, sejumlah APK dipasang di pohon dengan cara dipaku.

Menanggapi hal itu, Kordinatro Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi Ali Mahyail mengatakan, pihaknya sangat menentang praktik pemasangan APK di pohon.

Padahal larangan itu sudah tertuang salam peraturan KPU.

"Iya itu karena kecenderungan parpol (partai politik) atau caleg masing menggap pemasangan sapnduk atau poster agar dapat lebih di kenal, makanya mereka pasang sebanyak-banyaknya tanpa melihat aturan, padahal itu sangat dilarang, apalagi di pohon jelas merusak lingkungan, juga merusak estetika kota," kata Ali, Minggu, (27/1/2019).

BPN Prabowo-Sandiaga Sebut Konten Tabloid Indonesia Barokah Mengarah ke Kampanye Hitam

KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Setelah Makan, Ini Pengakuan Pegawai Soal Respon Pelanggan

Ali menambahkan, pihaknya akan melakukan penertiban secara intens, belum lama ini, Bawaslu bersama Pol PP juga telah melakukan penertiban secara serentak. Namun, APK tersebut kembali bermunculan.

"Harusnya peserta pemilu itu tahu aturannya, di mana saja tempat yang diperbolehkan, isi kontennya. Kita berharap semua itu bisa ditaati, bukan jaminan pemasangan APK yang banyak dan memyalahi aturan dapat mendongkrak suara, justru sebaliknya bisa membuat citra buruk di mata masyarakat," jelas dia.

Pantauan TribunJakarta.com, sejumlah jalan yang masih ditemukan APK juga terlihat di Jalan RA Kartini, dan Jalan Dewi Sartika. APK terlihat dipasang di pohon maupun di tiang listrik.

Ali menambahkan, kampanye dengan cara mendatangi warga secara langsung dinilai lebih efektif mengenalkan diri ketimbang pemasangan APK yang jumlahnya banyak lalu menyalahi aturan.

"Kalau ketemu langsung sosialisais ke masyarakat caleg bisa jelaskan visi misi yang detail, kalau di APK kan terbatas," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved