600 Warga Ibu Kota Terjangkit DBD, Anies Baswedan Seluruh Jajaran Gerak Cepat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabarkan sudah lebih dari 600 warga Ibu Kota Jakarta yang terjangkit penyakit DBD per tanggal 28 Januari 2018.

Tribunnews.com/net
Nyamuk demam berdarah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabarkan sudah lebih dari 600 warga Ibu Kota Jakarta yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) per tanggal 28 Januari 2019.

Angka tersebut, dijelaskan Anies jauh lebih tinggi jika dibandingkan dari tahun sebelumnya.

"Data surveilan di berbasis web Dinas Kesehatan per tanggal 28 Januari itu jumlah kasusnya 662, ini angkanya sangat tinggi dibandingkan tahun lalu ataupun dua tahun lalu. Jadi memang kita menghadapi situasi yang berbeda," kata Anies di Balai kota DKI Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Anies, telah mengintruksikan kepada seluruh jajaran untuk merespon cepat agar penyakit tersebut bisa dicegah.

Terutama kepada camat, lurah, hingga seluruh jajaran ke bawah seperti RW dan RT di tiap wilayah.

Ia menginginkan agar seluruh masyarakat bisa menjadi juru pemantau jentik (Jumantik) di rumah dan wilayahnya masing-masing.

"Perpindahan nyamuk itu tidak lewat rute transportasi normalnya manusia. Dia bisa terbang dari satu tempat ke tempat lainnya karena itu pantau di setiap rumah kita," kata Anies.

Sebagai dasar hukum, Anies kini tengah memproses untuk segera dikeluarkannya instruksi gubernur (ingub) terkait dengan langkah-langkah penanganan DBD lebih lanjut.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa penanganan penyakit itu tidak hanya sekedar menunggu ingubnya saja, melainkan harus dilakukan sedini mungkin dengan melibatkan seluruh pihak.

"Sekarang sudah bisa dijalankan (langkahnya). Ingub itu nanti akan menjadi landasan untuk mereka melakukan pembiayaan-pembiayaan dan lainnya, sebagai kegiatan berjalan, tapi kalau melakukan kegiatan tambahan yang terkait dengan DBD membutuhkan dasar hukum, nanti akan keluar. Akan tetapi kegiatannya sudah jalan. Jadi bukan menunggu ingub baru bergerak tidak, itu sudah jalan sekarang," kata Anies.

Anies Luncurkan Aplikasi Informasi Online DBDKlim

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sambil didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti telah meluncurkan aplikasi informasi online berbasis web bernama DBDKlim (dbd.bmkg.go.id) sebagai salah satu upaya pencegahan dini penyakit demam berdarah.

DBDKlim merupakan program peringatan dini penyebaran penyakit DBD lewat kelembapan udara yang dimiliki suatu wilayah.

Situs ini, dapat menunjukkan prediksi angka penyakit demam berdarah pada masing-masing wilayah di DKI Jakarta dengan curah hujan dan kelembaban udara sebagai prediktor utama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved