Pilpres 2019

Kubu Prabowo Dinilai Tinggalkan Ratna Sarumpaet, Fahri Hamzah Ingin Wawancarainya: Biar Saya Bongkar

Politisi Fahri Hamzah buka suara terkait adanya anggapan bahwa kubu Prabowo meninggalkan Ratna Sarumpaet yang tengah menjalani proses hukum.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Aktivis Ratna Sarumpaet berjalan masuk menuju Gedung Biddokes Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan kesehatan dirinya, Rabu (10/10/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politisi Fahri Hamzah buka suara terkait adanya anggapan bahwa kubu Prabowo Subianto meninggalkan Ratna Sarumpaet yang tengah menjalani proses hukum atas kasus penyebaran berita hoaks.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Juru Bicara TKN Jokowi-Maruf, Irma Suryani Chaniago.

Menurut Irma, kubu Prabowo Subianto justru menari diatas kesusahan Ratna Sarumpaet.

"Bayangkan, seorang die hard gerakan ganti presiden ketika tersandung kasus yang dicurigai by design, yang bersangkutan ditinggalkan sendirian," kata Irma, Jumat (8/2/2019) Sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Namun, Anggota DPR Fraksi Partai NasDem ini mengaku salut dengan sikap Ratna yang memang die hard sejati dan memiliki filosofi bahwa lebih baik pecah di perut jangan sampai pecah di mulut betul-betul dipegang sampai hari ini.

"Semoga rakyat Indonesia bisa terbuka mata hatinya dan bisa menilai apa dan siapa mereka. Alhamdulilah tangan Allah bekerja, kebohongan dan skenario jahat terbongkar," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Johnny G Plate menilai kasus hoaks Ratna ini sangat merusak demokrasi apalagi ada kubu 02 yakni Prabowo-Sandiaga Salahuddin Uno yang ikut-ikutan mendorong.

Kampanye di Musala, Caleg PAN Diduga Langgar Tindak Pidana Pemilu

Jokowi Batalkan Remisi Pembunuh Wartawan, Alissa Wahid Soroti Kiai Nur Aziz Pembela Petani di Kendal

Pujian Mandala Shoji untuk Sang Istri Sebelum Ditahan, Maridha Deanova Percaya Suaminya Jadi Hafiz

Persija Tidak Diperkuat Jaimerson Xavier saat Hadapi Newcastle Jets

Memang, kata dia, sebagai pribadi Ratna menjalankan hukuman sesuai proses hukum. Tapi, persoalannya bukan Ratna pribadi. Diduga ini hoaks politik, rekayasa politik yang menggunakan Ratna dengan sengaja atau tidak sengaja ikut mengambil bagian didalamnya melibatkan kubu Prabowo.

"Itu yang menjadi persoalan hoaks. Ini rusak demokrasi kita, rusak pilpres kita gara-gara ada paslon yang ikut-ikut terhubungkan dengan Ratna," tandasnya.

Fahri Hamzah pun menanggapi pernyataan Irma tersebut.

Melalui akun Twitter pribadinya, Fahri Hamzah bicara soal peluang dirinya diberi kesempatan untuk mewawancarai Ratna Sarumpaet.

Fahri Hamzah juga nampak berandai-andai Presiden Jokowi bisa memfasilitasinya untuk mewawancaraia Ratna Sarumpaet.

"Kalau pak @jokowi mau fasilitasi saya ketemu @RatnaSpaet di ruang terbuka dan saya wawancara terbuka. BAgus juga....

Biar saya bongkar jeroan peristiwa ini..kasus dimolor hanya untuk pameran...

Ayo wawancara terbuka Ratna," tulis Fahri Hamzah beberapa waktu lalu.

Cuitan Fahri Hamzah.
Cuitan Fahri Hamzah. (Twitter @FahriHamzah)

Sandi Sute Yakin Persija Jakarta Bisa Atasi Newcastle Jets

Hasil Liga Prancis - Olympique Marseille Menang, Mario Balotelli Bikin Gol Lagi

Delon Thamrin Nyanyi Lagu Hanya Dirimu Saat Ditelepon, Yeslin Wang Tersenyum & Tak Kuasa Menangis

Tiara Anak Mulan Jameela Dihujat karena Dituding Ikut Campur Urusan Orangtua, Begini Balasannya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved