Slamet Diduga Sering Memukuli Bayinya Hingga Tewas di Tangerang

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan kekerasan yang dilakukan Slamet bukanlah yang pertama kali.

Slamet Diduga Sering Memukuli Bayinya Hingga Tewas di Tangerang
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menginterogasi Slamet tersangka pembunuhan anak kandungnya sendiri yang berumur empat bulan, Jumat (8/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BENDA - Slamet (24) diduga sering melakukan kekerasan terhadap darah daginya sendiri yang masih berumur empat bulan hingga tewas di Tangerang.

Syaifullah, bayi berumur empat bulan tersebut meregang nyawa di tangan ayah kandungnya sendiri setelah menerima pukulan di dadanya sebanyak dua kali pada Rabu (6/2/2019).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan kekerasan yang dilakukan Slamet bukanlah yang pertama kali.

"Tersangka sering melakukan pemukulan terhadap korban di bagian tubuh korban ketika tersangka menggendong dan mengajak bermain lalu korban menangis," jelas Abdul kepada TribunJakarta.com, Minggu (10/2/2019).

Hal tersebut kata Kapolres berdasarkan data visum dari RSUD Kabupaten Tangerang yang menemukan sejumlah luka lama di tubuh korban.

"Meninggalnya korban ini akibat kekerasan pada punggung yang menyebabkan tulang patah tulang iga dan terjadi pendarahan lalu gangguan proses pernafasan," terang Abdul.

Ia meneruskan, diduga kuat faktor ke ekonomi menjadi pemicu Slamet secara keji menghabisi anaknya yang masih berumur empat bulan tersebut.

Sebab, tersangka bekerja serabutan dan hanya lulusan Sekolah Menengah Atas.

"Memang kalau lihat ekonominya menengah ke bawah lalu mungkin pelaku lelah bekerja dan dilampiaskan dan secara emosional dan kurang deket ke anaknya sehingga mungkin komunikasi ke keluarga kurang," kata Abdul.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved