Kesal Tak Ada Lauk Jadi Alasan Hari Kurniawan Banting Anak Tirinya Kali Kedua

Masih dengan alasan yang sama, yakin kesal dengan istrinya, Hari juga melakukan pelecehan seksual saat balita malang itu masih bernafas.

Kesal Tak Ada Lauk Jadi Alasan Hari Kurniawan Banting Anak Tirinya Kali Kedua
thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Hari Kurniawan (25) tega membanting anak tirinya Fitri (2) hanya karena istrinya, Eni Novia Anggreni (19) tak menyediakan makanan selagi pergi mengamen pada Jumat (8/2/2019) saat balita malang itu tewas.

Penganiayaan itu merupakan yang kedua kali setelah Selasa (5/2/2019) tersangka membanting Fitri di hadapan Eni saat mereka bertengkar di kontrakannya, Jalan Haji Kahfi RT 01/RW 09 Kelurahan Cimpaeun.

Meski sama-sama berprofesi sebagai pengamen jalanan, Hari emosi karena Eni pergi mengamen hingga sore hari namun tak kunjung pulang tanpa meninggalkan lauk-pauk.

"Istrinya berangkat kerja, terus disampaikan, 'Pulangnya jangan sore-sore kalau bisa'. Tapi katanya istrinya enggak pulang-pulang. Di rumah cuma ada nasi, enggak ada lauk. Dia marah lagi, tapi marahnya sama anak dari istrinya (Fitri)," kata Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana, Senin (11/2/2019).

Masih dengan alasan yang sama, yakin kesal dengan istrinya, Hari juga melakukan pelecehan seksual saat balita malang itu masih bernafas.

Slamet Diduga Sering Memukuli Bayinya Hingga Tewas di Tangerang

Dari hasil visum sementara dokter RS Polri Kramatjati, Arya menuturkan terdapat luka di bagian kepala Fitri hingga mengeluarkan darah.

"Anaknya itu diciumin, dipukul, dibanting, dimasukin tangannya ke kemaluan. Nah, dibanting ke kasur. Pada saat di kasur lalu mulai nafasnya lemah, kejang-kejang," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Depok, Hari dan Eni yang sudah menikah siri sekitar 2 tahun itu kerap bertengkar karena masalah ekonomi.

Saat ditanya apakah dia menyesali perbuatannya, Hari yang menurut keterangan warga lebih banyak berada di rumah dan kerap minum alkohol itu mengaku menyesal.

"Saya kasian pak, saya seperti ada bisikan banting tidak saya lempar," dalih Hari. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved