Pemkot Depok Dapat Mesin Pencacah Sampah dari Pemerintah Pusat

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan mesin pencacah yang diberikan tahun 2018 lalu itu bakal disfungsikan tahun ini.

Pemkot Depok Dapat Mesin Pencacah Sampah dari Pemerintah Pusat
TribunJakarta
Spider Backhoe, Alat Berat Super Lincah Milik Satgas Darurat Pemkot Depok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Pemkot Depok mendapat alat pencacah sampah yang mampu mengolah sampah jadi briket atau pengganti batu bara dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan mesin pencacah yang diberikan tahun 2018 lalu itu bakal disfungsikan tahun ini meski belum diketahui kapan waktunya.

"Kita diberikan mesin pencacah uji coba dari Kementerian PUPR. Insya Allah dalam waktu dekat akan saya resmikan. Mesin waste to energy, tiga ton per hari," kata Idris di Sawangan, Depok, Rabu (13/2/2019).

Kabid Pelayanan Kebersihan DLHK Kota Depok Iyay Gumilar menuturkan mesin pemberian Kementerian PUPR itu kini sudah berada di UPS Merdeka di Kecamatan Sukmajaya.

Iyay menyebut butuh waktu untuk dapat mengoperasikan mesin pencacah karena rumit dan mutakhirnya mesin yang digunakan.

"Tahun ini sudah bisa digunakan. Tapi untuk sekarang kita harus belajar dulu untuk bisa mengoperasikannya. Jadi untuk sekarang kita diajari sama PUPR pusat," ujar Iyay.

Menurutnya mesin pencacah tak ditempatkan di TPA Cipayung karena ketiadaan lahan dan sudah menggunungnya sampah.

Iyay menjelaskan cara kerja mesin pencacah yang diberikan serupa mesin pencacah yang kini sedang dibangun di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo.

"Enggak ditempatkan di TPA Cipayung karena lahannya sudah enggak cukup. Mesin pencacah dari PUPR Pusat ini seperti yang digunakan di Nambo, tapi skalanya lebih kecil," tuturnya.

Nantinya hasil pencacahan itu bakal jadi briket seperti hasil olahan TPPAS Lulut-Nambo yang tahun ini gagal berfungsi karena masih dalam tahap pembangunan.

Selain mesin pencacah, Iyay mengatakan DLHK Kota Depok bakal membuang sebagian sampah ke Bogor Kota karena TPA Cipayung sudah tak mampu.

"Nanti hasilnya jadi briket, untuk sekadar kita masih koordinasi dengan Kementerian PUPR pusat terkait penggunaan mesin. Kita juga koordinasi dengan Bogor untuk membuang sebagian sampah ke sana," lanjut Iyay. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved