Polisi Sebut Tidak Bisa Tilang Pengendara Sepeda Listrik Migo di Jalan Raya

Didik menambahkan, meski bentuknya menyerupai sepeda motor matic pada umumnya, namun selis Migo tidak memiliki mesin

Polisi Sebut Tidak Bisa Tilang Pengendara Sepeda Listrik Migo di Jalan Raya
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pelajar SMA penyewa selis di Stasiun Migo Jalan Kayu Manis Barat, tak jauh dari Stasiun Pondok Jati, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Polisi menyebut tak bisa menindak tegas dengan memberikan surat tilang kepada pengendara sepeda listrik (selis) Migo yang berkeliaran di jalan-jalan besar ibukota.

Pasalnya, sampai saat ini belum ada aturan lalu lintas yang mengatur tentang tata tertib pengendara selis.

"Untuk aturan UU belum ada yang mengatur tentang sepeda listrik Migo sehingga kami di lapangan tidak boleh melakukan penindakan berupa tilang," ucap Kanit Laka Polsek Jatinegara Iptu Didik Sapto, Rabu (13/2/2019).

Didik menambahkan, meski bentuknya menyerupai sepeda motor matic pada umumnya, namun selis Migo tidak memiliki mesin dan tak dilengkapi dengan nomor polisi, serta surat pendukung lainnya seperti STNK dan BPKB.

"Mesinnya hanya aki yang dicharge, sudah gitu tidak dilengkapi pelat nomor, STNK, dan BPKB. SIM juga belum tentu punya," ujarnya saat ditemui di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Kalau sudah gitu barang bukti tilangnya apa?" tambahnya.

Untuk itu, bila ada pengendara selis yang berkeliaran di jalan-jalan besar ibukota, pihak kepolisian hanya bisa memberikan teguran berupa peringatan kepada pengendara tersebut.

"Kami sebagai pengatur lalu lintas di jalan kalau bertemu dengan mereka ya hanya bisa menegur. Mengingatkan mereka untuk hati-hati bila melintas di jalan besar dan memakai helm sesuai standar," kata Didik.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Mengimbau Guru Larang Pelajar Rayakan Valentine

Wali Kota Jakarta Timur Hari Ini Hadiri Penutupan Bulan Dana PMI di Balai Kota

Ia pun mengimbau kepada para orangtua untuk mengawasi anaknya, pasalnya penyewa selis Migo tak hanya berasal dari kalangan orang dewasa saja.

"Kepada orang tua tolong anaknya diingatkan janganlah lewat jalan raya karena sangat berbahaya, lewat jalan pemukiman saja yang cenderung sepi," ucapnya.

Didik menambahkan, aturan terkait penggunaan selis Migo di jalan-jalan besar sendiri saat ini sedang dalam tahap perancangan oleh Kementerian Perhubungan, pihak kepolisian, maupun Pemprov DKI Jakarta.

"Kedepannya kita tunggu saja aturan yang sedang digodok, kalau sudah aturannya baru bisa kami tilang," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved