Sopir Taksi Gantung Diri karena Terlilit Hutang, Polisi: Hanya Korban yang Mengetahuinya

Motif Zulfadhli nekat mengakhiri hidupnya, diduga kuat karena terlilit pinjaman online, seperti yang ia tulis di dalam surat wasiatnya

Sopir Taksi Gantung Diri karena Terlilit Hutang, Polisi: Hanya Korban yang Mengetahuinya
Wartakotalive.com/Feryanto Hadi
Sopir taksi gantung diri, Zulfadli, meninggalkan surat wasiat terkait utang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Polisi belum menemukan barang bukti yang mengarah ke motif nekatnya Zulfadhli (35), mengakhiri hidupnya menggunakan cara gantung diri.

Sebelumnya diberitakan, Zulfadhli adalah sopir taksi yang nekat gantung diri di kamar kos temannya di Jalan Mampang Prapatan VII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (11/2/2019) yang lalu.

Motif Zulfadhli nekat mengakhiri hidupnya, diduga kuat karena terlilit pinjaman online, seperti yang ia tulis di dalam surat wasiatnya.

Bahkan, korban pun menulis bahwa pinjaman via online itu merupakan 'jebakan setan'.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Iptu Anton Prihantono menuturkan, tidak ada barang bukti yang mengarah atau pun saksi yang mengetahui permasalahan pinjaman online tersebut.

Penyebab Kecelakaan di Tol Jakarta-Merak KM21 Diduga karena Sopir Bus Rosalia Hilang Kendali

"Di TKP tidak ada petunjuk, handphone korban tidak ada, para saksi tidak tahu menahu masalah hutang online. Bisa jadi hanya korban yang tahu masalah hutang online tersebut benar atau tidaknya," jelas Anton kepada TribunJakarta.com, Kamis (14/2/2019).

Anton juga menuturkan, dalam kasus tersebut tidak ditemukan unsur pidana, sehingga pencarian barang bukti pun sudah dihentikan.

Terakhir, ia menuturkan perihal masalah pinjaman online korban pihaknya baru bisa menyelidiki, setelah ada dasar laporan.

"Urusan tipu-tipu pinjaman online penyidik bergerak lidik harus ada dasar laporan, kami menunggu bila ada pihak keluarga
atau temannya yang mau melapor dan bersaksi," ujar Anton pada TribunJakarta.com.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved