Pilpres 2019
Pengamat: Head to Head Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi Ketat Hingga Hari Pencoblosan
Pemberdayaan masyarakat lebih banyak diharapkan ketimbang pembangunan infrastruktur.
Penulis: Lita Febriani | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Persaingan menuju kursi RI 1 antara Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandi akan berlangsung semakin sengit.
Isu-isu ekonomi yang diusung pasangan calon (Paslon) Prabowo-Sandi berhasil memperkecil jarak elektabilitas dengan pasangan Jokowi - Ma'ruf berdasarkan survey dari SPIN.
"Head to head antara Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandi akan berlangsung ketat hingga hari H pemungutuan suara," tutur Igor Dirgantara Direktur SPIN di Bakoel Koffie, Jalan Cikini no 25, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (7/3/2019).
Saat ini kesempatan masih berpihak pada pasangan Prabowo - Sandi.
Fokus pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi ternyata diharapkan berbeda oleh masyarakat dan ini menjadi momentum Prabowo - Sandi.
Pemberdayaan masyarakat lebih banyak diharapkan ketimbang pembangunan infrastruktur.
Di sini ada identifikasi yang sama antara harapan masyarakat dengan apa yang disuarakan oleh pasangan Prabowo - Sandi.
Seperti sulitnya lapangan pekerjaan, tingginya harga kebutuhan pokok, korupsi dan isu tenaga kerja asing.
Namun kubu Prabowo - Sandi masih belum terlalu dalam menjelaskan bagaimana mereka akan menangani masalah-masalah ekonomi yang dihadapi sekarang melalui visi misi yang mereka usung.