59 Ribu Anak-anak di Tangerang Punya Kartu Identitas Anak, Ini Manfaatnya

"Kami sudah mencetak 59.000 KIA. Pelayanan ini baru kami mulai pada pertengahan tahun 2018," kata Erlan, Jumat (15/3/2019).

59 Ribu Anak-anak di Tangerang Punya Kartu Identitas Anak, Ini Manfaatnya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ilustrasi Kartu Identitas Anak (KIA). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tidak hanya orang dewasa saja yang punya kartu identitas, sebanyak 59 ribu anak-anak di Kota Tangerang juga memiliki Kartu Indentitas Anak (KIA).

Menurut catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang, jumlah di atas terus bergerak untuk mencapai target sebanyak 500 ribu anak.

Kata Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Erlan Rusnarlan, hal tersebut mengikuti jumlah anak yang berada di Kota Seribu Industri tersebut.

"Kami sudah mencetak 59.000 KIA. Pelayanan ini baru kami mulai pada pertengahan tahun 2018," kata Erlan, Jumat (15/3/2019).

Namun, lanjutnya, Disdukcapil tidak terlalu mengejar target namun mengedepankan kemudahan pembuatan KIA.

Pemkot Bekasi Segera Cetak 130 Ribu Blanko Kartu Identitas Anak

Erlan menjelaskan, pemohon dapat mencetak KIA di kantor kecamatan domisili masing-masing, kantor Disdukcapil, hingga di mal pelayanan publik.

Ia menyarankan, walau masih anak-anak tapi, ada baiknya dibuatkan KIA agar mempermudah segala sistem administrasi dan pemenuhan hak sang buah hati.

Contohnya sebagai syarat mendaftar sekolah, mendaftar BPJS, pembuatan dokumen keimigrasian, terpenting mencegah terjadinya perdagangan anak.

"Sebenarnya manfaatnya ada banyak itu paling mutlak adalah sebagai pengakuan hak warga negara," sambung Erlan.

Untuk itu, lanjut Erlan, pihaknya semakin gencar mengimbau pembuatan KIA yang satu diantara usahanya adalah bekerja sama dengan pihak sekolah untuk secara kolektif membuat KIA untuk kedepannya.

"Walaupun belum menjadi persyaratan untuk sekolah, kami mengimbau dan mengajak untuk segera membuat KIA, karena prosesnya sangat mudah dan tidak ada biaya," ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan Permendagri No 2/2016 Tentang Kartu Identitas Anak, bahwa kartu ini terdiri dari dua jenis yakni, untuk anak yang berusia 0 - 5 tahun dan umur 5 sampai 17 tahun.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved