Pemerintahan Kota Tangerang Tak Berdaya Menangani Kerusakan Parah Jembatan Layang Cibodas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Saeful Rohman pun khawatir terjadi kerobohan terkait pada jembatan tersebut.

Pemerintahan Kota Tangerang Tak Berdaya Menangani Kerusakan Parah Jembatan Layang Cibodas
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kondisi mengerikan jembatan layang Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang banyak keretakan besar, Jumat (15/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Perhubungan Kota Tangerang akan segera mengambil keputusan penutupan jembatan layang Cibodas, Kota Tangerang karena terdapat keretakan yang besar

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Saeful Rohman pun khawatir terjadi kerobohan terkait pada jembatan tersebut.

Ia mengaku, pihaknya akan menutup jembatan layang Cibodas apa bila ada rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR dan Dishub Banten. Itu jalan provinsi, kan harus tahu dulu teknis konstruksinya seperti apa, saya koordinasi dulu dengan pihak PUPR," ujar Saeful melalui sambungan telefon, Jumat (15/3/2019).

Ia pun mengaku tidak bisa berbuat apa-apa terkait kondisi jembatan layang yang mengerikan tersebut sampai ada surat rekomendasi dari dinas PUPR Banten.

Syahnaz Gelar Pernikahan Sakral Bernuansa Alam, Segini Budget Untuk Sewa Pine Hill Cibodas

"Karena harus ada tinjauan lapangan oleh mereka dulu. Secara lisan sudah kita sampaikan. Apalagi, kepadatan kendaraan di jalan itu sangat tinggi. Jadi belum bisa apa-apa," ucap Saeful.

Ia menambahkan, jembatan layang Cibodas dibangun untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut sejak 2010 silam oleh Provinsi Banten.

"Sangat padat, apalagi saat pagi dan sore, karena itu kan ada lintasan simpangan antara kawasan industri dan komplek Taman Cibodas, jadi sangat padat," kata Saeful.

Banyak Beton yang Retak, Wali Kota Tangerang Laporkan Kondisi Jembatan Layang Cibodas ke Kemen PUPR

Apa lagi, banyaknya kendaraan bermuatan besar hingga berton-ton yang melintas menambah kerusakan semakin parah setiap harinya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved