Belum Punya Lampu Penerangan, Pengelola RPTRA Pulo Besar Selalu Awasi Anak-anak yang Bermain

Koordinator RPTRA Pulo Besar, Teguh Wirdianto mengatakan fasilitas luar ruangan RPTRA masih memiliki kekurangan, yakni tidak adanya penerangan.

Belum Punya Lampu Penerangan, Pengelola RPTRA Pulo Besar Selalu Awasi Anak-anak yang Bermain
TribunJakarta/Afriyani Garnis
Area lapangan RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK- RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Tanjung Priok, miliki lapangan yang cukup luas dan dimanfaatkan anak-anak untuk bermain bola saat malam hari.

Kegiatan tersebut berlangsung karena antusias anak-anak yang kerap memanfaatkan area RPTRA selepas jam belajar malam.

Koordinator RPTRA Pulo Besar, Teguh Wirdianto mengatakan fasilitas luar ruangan RPTRA masih memiliki kekurangan, yakni tidak adanya penerangan.

"Kekurangannya belum serah terima kunci, dikarenakan fasilitas outdoor seperti lampu taman belum ada
Kita juga kurang tahu persis, informasi dari RW Kelurahan belum pasti juga kapan RPTRA akan diresmikan dan kapan akan dipasang lampu," kata Teguh saat ditemui, Kamis (21/3/2019).

Meski belum memiliki penerangan yang memadai, dijelaskannya, kegiatan RPTRA tetap berlangsung hingga pukul 21.00 WIB.

"Kegiatan tetap berlangsung sampai pukul 21.00 WIB, selesai mengaji dan belajar kebanyakan anak-anak akan bermain," kata dia.

Diceritakannya, meski anak-anak hanya bermain di lapangan, pihak pengelola tetap mengawasi dan mengarahkan.

Dikabarkan Putus dengan Bibi, Kondisi Vanessa Angel Dibocorkan Nicky Tirta: She Is Getting Stronger

Nasib Ezra Walian di Timnas U-23: Terganjal Timnas Belanda, Diadukan ke FIFA dan Janji

Disinggung Kapan Kunjungi Romy, Kubu Jokowi: Emang Prabowo Kudu Jenguk yang Skimming?

Dikarenakan kondisinya yang gelap, pengelola khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat anak-anak bermain.

"Bermain itupun gelap-gelapan di lapangan, kita tetap monitor. Karena sebelumnya sudah ada yang celaka, ada yang kena beling, besi, tapi itu sebelum beroperasi. Setelah beroperasi, sudah ada pengelola kita arahkan, kita monitoring kita kasih tahu untuk hati-hati," jelas Teguh.

Sementara ini, disebutkan Teguh, penerangan yang tersedia hanya berasal dari ruangan, aula RPTRA dan lampu penerangan jalan umum yang tersedia di sekitar RPTRA Pulo Besar.

Sedangkan lampu outdoor yang disediakan belum bisa berfungsi dan digunakan.

"Penerangan ya dari aula, paling ya dari lampu penerangan jalan, jadi enggak begitu gelap lapangannya," kata dia.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved