Soal Pidato Jokowi 4,5 Tahun Difitnah, Fadli Zon: Retorika yang Tidak Menyejukan

Menurutnya pidato yang disampaikan Jokowi dalam posisi sebagai Capres saat berkampanye terasa tidak pas atau yang Fadli sebut terasa tidak menyejukan

Soal Pidato Jokowi 4,5 Tahun Difitnah, Fadli Zon: Retorika yang Tidak Menyejukan
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon usai menghadiri deklarasi Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI), di Gedung Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (26/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi ucapan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Yogyakarta yang mengaku selama 4,5 tahun menjabat jadi Presiden difitnah berbagai pihak.

Fadli mengatakan partai oposisi pemerintah tak pernah memfitnah dan menyebar hoax terkait sosok Jokowi dan kabinet pemerintahan yang dipimpinnya selama ini.

Menurutnya pidato yang disampaikan Jokowi dalam posisi sebagai Capres saat berkampanye terasa tidak pas atau yang Fadli sebut terasa tidak menyejukan.

"Retorika yang diungkapkan oleh seorang Capres dan juga petahana menurut saya itu satu retorika yang tidak menyejukan," kata Fadli di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (24/3/2019).

Tak sampai di situ, Fadli mengomentari mimik dan gestur bekas Gubernur Provinsi DKI Jakarta itu yang meski marah namun justru tampak lucu.

Menurutnya partai pendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pemilu 2019 nanti justru selalu jadi korban atas fitnah dan hoax yang beredar, terlebih di momen politik sekarang.

"Justru kami menjadi korban fitnah dan hoax, kami adalah korban. Apalagi dengan kelihatan mimiknya, gesturnya kayak marah walaupun kelihatan lucu," ujarnya.

Perihal elektabilitas Prabowo-Sandiaga jelang Pemilu 2019, Fadli menyebut semakin banyak yang mendukung paslon nomor urut 02 menang dari paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Prabowo Kampanye Terbuka di Sulawesi Utara, Sempat Hentikan Orasi Hingga Alasan Pilih Manado

KITA JOKOWI Lakukan Kampanye Tatap Muka di Sisa Waktu Jelang Pencoblosan

Dia mencontohkan kampanye yang dilakukan Prabowo hari ini di Manado, Sulawesi Utara dan mengatakan banyak warga Manado yang merindukan sosok mantan Danjen Kopassus itu.

"Masyarakat di sana yang saya yakin mereka juga rindu dengan pak Prabowo, bagaimana pun pak Prabowo ada darah Manado. Saya kira semakin hari kita semakin baik, semakin bagus. Insya Allah saya kira semakin menang, sangat yakin," tuturnya.

Sebelumnya, saat menghadiri deklarasi dukungan Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) kemarin.

Jokowi mengaku geram dengan segala fitnah, hoax yang ditujukan kepadanya dan menyatakan bakal melawan karena selama ini dia hanya diam.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun, difitnah-fitnah saya diam, dihujat saya diam, dijelekin saya juga diam, dicela direndahkan saya juga diam, dihujat dihina dina saya diam. Tapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan," ucap Jokowi, Sabtu (23/3/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved