Sekda DKI Sempat Tawarkan Diskon Sebelum Tarif Rata-rata MRT Diketok

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah akan membicarakan hasil Rapimgab yang digelar DPRD DKI dengan Gubernur Anies Baswedan.

Sekda DKI Sempat Tawarkan Diskon Sebelum Tarif Rata-rata MRT Diketok
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah akan membicarakan hasil Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) yang digelar DPRD DKI dengan Gubernur Anies Baswedan.

Dalam rapat tersebut, telah diputuskan bahwa tarif rata-rata MRT Jakarta sebesar Rp 8500.

Namun baru tarif rata-rata saja, sedangkan untuk biaya per stasiun dan per kilometer masih harus di hitung ulang.

"Jadi sudah diputuskan untuk tarif rata-rata MRT itu Rp. 8500 dan LRT menjadi Rp 5 ribu. Kemarin kita udah buat tabel untuk yang rata-rata Rp 10ribu. Hari ini kita mau lapor dulu ke Pak Gubernur, dan nanti kita akan diskusi dengan teman-teman MRT untuk dibuat tabelnya," kata Saefullah, Senin (25/3/2019).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengusulkan nilai rata-rata tarif MRT Jakarta sebesar Rp 10 ribu.
Dimana besaran tersebut ditentukan berdasarkan perhitungan boarding fee + tarif per kilometernya × jumlah jarak tempuh.

Namun besaran ini tak disetujui lantaran sejumlah anggota dewan menilai, bahwa usulan tersebut masih terbilang mahal bagi masyarakat.

Apalagi, jika dibandingkan dengan pengendara motor yang hanya membutuhkan biaya satu liter bensin untuk pulang dan pergi ke kantornya.

Saefullah pun sempat mengusulkan akan memberi diskon bagi masyarakat di tahun 2019 ini.

"Kiranya eksekutif mengusulkan tarif MRT tetap Rp 10 ribu dan LRT Rp 6 ribu. Diskon bisa kita berikan di tahun 2019 ini, kira-kira sambil MRT dan LRT nya bebenah terus servisnya kepada masyarakat. Kira-kira didiskon 25 persen sampai Juni," katanya.

Namun tawaran ini tetap ditolak.

Tarif Rata-rata MRT Rp 8.500, Warga: Murah Banget

Integrasi Angkutan MRT Bakal Dilakukan Secara Bertahap

Sebab, DPRD DKI Jakarta mengaku bahwa besaran tarif tersebut ditentukan berdasarkan dengan kajian yang diberikan oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

"Tadi kita sudah tawarkan ya ada opsi diskon dan sebagainya. Tapi mereka (DPRD) rupanya ingin perhitunganya lebih konkret ya. Jadi perhitungannya Rp 8500 rata-rata. Hari ini pun akan kita buat tabelnya oleh PT MRT," kata Saefullah.

"Tabelnya (rincian tarif) akan berubah. Nanti akan dibuat. Kemudian disosialisaikan ke masyarakat dalam waktu singkat. Ini keputusan bersama ya. ini kan pemerintahan, eksekutif legislatif bersama-sama. Keputusan terbaik buat masyarakat dengan mempertimbangkan seluruh dimensi oleh anggota DPRD ya. Kita mau berlapor dulu," tuturnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved