Kisah Mumun Sumiati: Nekat Jual Ginjal Demi Biaya Berobat Sang Suami yang Derita Penyakit Komplikasi
"Saya ikhlas dan ridho lahir batin kehilangan ginjal yang penting suami saya sehat, hanya ginjal saya harta saya paling berharga saat ini," tuturnya
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Mumun Sumiati (59) nekat menjual ginjalnya demi biaya pengobatan sang suami tercinta Leo Suyoto (69).
Mumun menuturkan suaminya tersebut mengidap penyakit komplikasi seperti hipertensi, syaraf kejepit, gula, hingga sesak dibagian dadan dan kini kaki kirinya mulai membengkak.
Setiap satu minggu sekali, Sumiati harus membeli obat untuk suaminya dan biaya kontrol di rumah sakit di Cikini, Jakarta Pusat, hingga biaya suntik penyempitan tulang pinggang sebesar Rp 200 ribu yang tidak ditanggung oleh BPJS.
"Saya ikhlas dan ridho lahir batin kehilangan ginjal yang penting suami saya sehat, hanya ginjal saya harta saya paling berharga saat ini," tuturnya di kediamannya di Jalan Raya Pasae Citayam, Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok.
• Ratusan Seniman Betawi dan Yenny Wahid Deklarasi Dukungan untuk Jokowi - Maruf Amin
• Kampanye Akbar Prabowo, Arus Lalu Lintas di Jalan Gatot Subroto Menuju Gerbang Pemuda Tersendat
Namun, Mumun belum bisa memastikan harga ginjal yang ia jual.
Ia menuturkan hasil penjualan ginjalnya untuk biaya pengobatan suaminya dan untuk membayar tunggakan sewa kontrakannya selama tiga bulan sebesar Rp 2 juta lebih.