Soal Banjir Jakarta, Prasetyo Edi: Kali Direklamasi Masyarakat Sehingga Sempit

Prasetyo menyindir pemimpin Pemprov DKI Jakarta sekarang yang dirasa lebih peduli menjaga popularitasnya sehingga ogah merelokasi warga

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di TMII, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berharap Pemprov DKI lekas melanjutkan kerja sama dengan pemerintah pusat dalam program normalisasi sungai yang terhenti sejak 2017 karena masalah pembebasan lahan.

Menurutnya lebar kali dan sungai di DKI Jakarta sekarang tak ideal karena diserobot warga jadi permukiman sehingga tidak dapat menampung volume air yang datang dari Bogor.

"Bagaimana tidak akan banjir, sekarang kali yang lebarnya 10 meter terus direklamasi oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab menjadi kecil, jadi dua meter kan jadi meluap," kata Prasetyo Edi Marsudi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (7/4/2019).

Dia meminta Pemprov DKI berani merelokasi warga yang bermukim di bantaran sungai sesuai kesepakatan antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Prasetyo menyindir pemimpin Pemprov DKI Jakarta sekarang yang dirasa lebih peduli menjaga popularitasnya sehingga ogah merelokasi warga dan justru mencari jalan keluar lain.

"Normalisasi yang bekerja sama dengan pemerintah pusat harus dieksekusi, enggak mungkin enggak. Di sini bukan masalah mau ngetop atau enggak ngetopnya. Itu harus dilaksanakan, normalisasi harus jalan dengan anggaran yang ada," ujarnya.

Meski mendukung normalisasi, politikus PDIP itu meminta pemerintah pusat menyerahkan pengolaan 13 sungai di Jakarta yang dikelola Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) ke Pemprov DKI.

Prasetyo mengaku sudah menyampaikan permohonannya ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan menyatakan DKI siap secara anggaran untuk mengambil alih pengelolaan 13 sungai dari pemerintah pusat.

5 Tahun Menikah dengan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Mendadak Teringat Yuni Shara Gara-gara Ini

Polisi Menduga Orang Dekat Bunuh Guru Honorer yang Ditemukan Tanpa Kepala; Pelaku Minimal 2 Orang

Ustaz Bachtiar Nasir Keluar dari Pintu Barat Senayan Sembari Membawa Poster Gamba Rizieq Shihab

Padahal belum lama ini Basuki mempertanyakan komitmen Pemprov DKI dalam normalisasi sungai, khususnya maksud naturalisasi sungai yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kami ingin kolaborasi, tetapi kami pengen nanya yang dimaksud oleh (Gubernur DKI) naturalisasi sungai itu opo? Kami undang sudah dua kali, yang datang stafnya yang tidak mengerti. Kami menunggu,” tutur Basuki, Kamis (4/4/2019). 

 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved