Sempat Terlibat Aksi Kejar-kejaran, Begal Bercelurit Tertangkap di Tanah Abang
Kepolisian sektor Tanah Abang berhasil meringkus satu orang anggota komplotan begal yang kerap meresahkan warga.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepolisian sektor Tanah Abang berhasil meringkus satu orang anggota komplotan begal yang kerap meresahkan warga di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Penangkapan ini terjadi pada Minggu (7/4/2019) subuh sekira pukul 05.00 WIB saat tim Buser dari unit reskrim Polsek Metro Tanah Abang sedang melakukan operasi cipta kondisi.
"Saat petugas kami sedang antisipasi wilayah, tiba-tiba ada pengendara motor mencurigkan," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Senin (8/4/2019).
Lebih lanjut ia menceritakan, melihat ada petugas kepolisian yang coba menghentikan pengendara tersebut.
Tiba-tiba pengendara itu langsung tancap gas mencoba menghindari petugas.
Aksi kejar-kerjaran pun tak terelakan hingga akhirnya pengendara tersebut berhasil diringkus di lampu merah Bivak.
"Setelah kami geledah, petugas mendapati dua buah celurit. Satu diselipkan di badannya dan satu lagi diletakkan di step kaki," ujarnya saat dikonfirmasi.
• 2 Begal Tanah Abang Tertangkap, Ancam Korban Pakai Celurit Saat Beraksi
• Dibacok Begal, Dua Pegawai Kosmetik di Lubang Buaya Ogah Lapor Polisi
Berdasarkan hasil pemeriksanaan, pengendara yang diketahui bernama PN (19) ini mengaku hendak menggasak motor bersama temannya di daerah Palmerah dan Tanah Abang.
"Hasil interogasi, pelaku akan melalukan perampasan motor bersama temannya di wilayah Palmerah dan Tanah Abang," kata Lukman.
Kasus ini sendiri saat ini sudah dalam penanganan Polsek Metro Tanah Abang dan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap pelaku.
"Masih kami kembangkan ya ini agar seluruh komplotannya berhasil kami tangkap," ucapnya.