Pilpres 2019

Perbandingan Suara Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi di Dekat Kompleks TNI-Polri di Jakarta

TribunJakarta.com, berhasil menghimpun sederet hasil pemungutan suara di sekitar komplek TNI dan asrama Polri di Jakarta.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Wahyu Aji
TRIBUN JOGJA/SULUH PAMUNGKAS
Calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTARJATI - Sejumlah hasil hitung cepat atau quick count menyebutkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin unggul sementara dalam Pemilihan Presiden 2019.

Namun saat Jenderal Gatot Nurmatyo menjabat Panglima TNI, dirinya sempat menerbitkan surat edaran berisi larangan mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kawasan kompleks perumahan anggotanya, menjelang Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 silam.

Akibatnya Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk warga di lingkungan TNI, harus dipindah keluar komplek.

TribunJakarta.com, berhasil menghimpun sederet hasil pemungutan suara di sekitar komplek TNI dan asrama Polri di Jakarta.

Keluarga prajurit Kopassus yang ikut Pemilu Naik 15 persen

Jumlah anggota keluarga prajurit TNI dari Komplek Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Yonkav 7, dan Direktorat Pembekalan Angkutan Darat (Ditbekangad) di Kelurahan Baru yang mengikuti Pemilu 2019 sekitar 3.000.

Lurah Baru, Ali M Siregar mengatakan perkiraan jumlah anggota keluarga TNI yang bermukim di wilayah RW 03, RW 04, RW 06, dan RW 08 Kelurahan Baru mengalami kenaikan dibanding Pilpres 2014 lalu.

"Jumlahnya naik sekitar 15 persen, di Kelurahan Baru ada 11 TPS yang jadi tempat untuk anggota keluarga TNI mencoblos," kata Siregar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019).

Selain personel TNI-Polri, dan Pengamanan Langsung (Pamsung), Siregar menyebut tak ada pengamanan khusus di 11 TPS tempat para anggota keluarga TNI mencoblos.

Jumlah personel TNI yang bertugas mengamankan di Kelurahan Baru sebanyak lima personel, Polri sebanyak 15 personel, jumlah tersebut masih ditambah personel yang berpatroli di tingkat Kecamatan.

"Di 11 TPS itu enggak ada pengamanan khusus, biasa saja. Pengamanan dari personel TNI-Polri, dan Pamsung seperti TPS lainnya, enggak ada yang khusus," ujarnya.

Secara keseluruhan, Siregar menuturkan ada 60 TPS dengan jumlah pemilih sekitar 17 ribu pemilih di wilayah Kelurahan Baru yang terdiri dari 10 RW.

Lurah Baru, Ali M. Siregar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019)
Lurah Baru, Ali M. Siregar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Merujuk hasil meninjau pelaksanaan Pemilu 2019 di sejumlah TPS, Siregar menyebut tak ditemukan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu.

"Sejauh ini, sampai pencoblosan selesai enggak ada kecurangan. Mudah-mudahan sampai nanti di rekapitulasi suara juga enggak ada. Nanti setelah dihitung dibawa ke Kecamatan," tuturnya.

Prabowo-Sandi menang di 11 TPS kawasan komplek TNI Pasar Rebo

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved