Pilpres 2019

Tanggapi Budiman Sudjatmiko, Andi Arief Ungkit Protes Mega-Prabowo di Pilpres 2009 & Puji Sikap SBY

Mantan kader Partai Demokrat Andi Arief menanggapi kritikan yang dilayangkan politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko.

Tanggapi Budiman Sudjatmiko, Andi Arief Ungkit Protes Mega-Prabowo di Pilpres 2009 & Puji Sikap SBY
kompas
Calon presiden Megawati Soekarnoputri dan calon wakil presiden Prabowo Subianto menyapa warga saat memperingati hari lahir ke-108 Soekarno di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2009). Acara tersebut dihadiri oleh ribuan simpatisan kedua tokoh tersebut. (KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan kader Partai Demokrat Andi Arief menanggapi kritikan yang dilayangkan politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko.

Andi Arief kemudian mengungkit permasalahan yang terjadi di Pilpres 2009 silam.

Tak hanya itu Andi Arief juga memuji sikap Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) yang kala itu merupakan kubu petahana.

Hal itu diungkapkan Andi Arief melalui Twitter miliknya, @Andiarief_, Jumat (19/4/2019).

Awalnya Budiman Sudjatmiko berkomentar soal Prabowo Subianto yang telah mendeklarasikan kemenangan di Pilpres 2019 padahal hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum belum keluar. Sementara hasil quick count memenangkan Jokowi-Maruf Amin.

Menurut Budiman Sudjatmiko, pendeklarasian diri sebagai presiden adalah bentuk kudeta.

"Mendeklarasikan diri secara sepihak sbg presiden di sebuah negara (dan mengerahkan massa yg menganggapnya sbg presiden mereka) adalah kudeta," tulis Budiman Sudjatmiko.

Postingan Budiman Sudjatmiko
Postingan Budiman Sudjatmiko (capture/Twitter)

Andi Arief lantas mengatakan bahwa capres nomor urut 02, Prabowo Subianto juga pernah memprotes soal kecurangan pada pilpres di tahun 2009

Mereka melawan calon presiden petahana yakni SBY yang kala itu berdampingan dengan Boediono.

Andi Arief menyebutkan pada hasil pilpres saat itu, Megawati-Prabowo juga menuding ada kecurangan dari kubu SBY-Boediono.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved