Beragam Tanggapan Penumpang MRT Soal Hari Terakhir Diberlakukannya Tarif Setengah Harga
Usulan itu pun ditanggapi beragam oleh sejumlah penumpang MRT di Stasiun Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Selasa (30/4/2019) ini menjadi hari terakhir diberlakukannya potongan harga sebesar 50 persen kepada para pengguna MRT Jakarta.
Namun, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pihaknya bakal mengusulkan agar diskon 50 persen diperpanjang.
Usulan itu pun ditanggapi beragam oleh sejumlah penumpang MRT di Stasiun Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
Ada yang mengaku tidak masalah jika tarif normal diberlakukan, yakni Rp 14 ribu untuk jarak terjauh dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI dan sebaliknya.
Ada pula yang keberatan, dan tetap membutuhkan potongan harga untuk naik MRT.
Adi (32) merupakah salah satu penumpang yang menganggap tarif Rp 14 ribu untuk jarak terjauh tidak membebaninya.
"Kalau menurut saya sih promosi kaya diskon gitu memang penting biar makin banyak yang naik MRT. Tapi kalau harganya nanti normal, ya sudah tidak apa-apa," kata Adi saat ditemui TribunJakarta.com, Selasa (30/4/2019).
• Klaim Bukan Dirinya di Video Syur Mirip Artis, Bibir Richard Kyle Jadi Sorotan Pakar Mikro Ekspresi
• Rekapitulasi Suara di Kecamatan Tanjung Priok Sudah Mencapai 50 Persen
"Dengan fasilitas yang kita dapat, Rp 14 ribu masih worth it lah," tambahnya.
Hal berbeda diungkapkan Zahra (20). Baginya yang seorang mahasiswa, potongan harga masih dibutuhkan.
"Harus lah (tarif MRT didiskon 50 persen), apalagi saya mahasiswa. Kalau nggak mendingan naik Transjakarta saja atau ojek online," tuturnya.
"Mungkin kalau lagi buru-buru masih mau naik MRT. Kalau nggak ya naik yang lain saja," lanjut dia.