Tersengat Listrik, Satu Pekerja Bangunan Tewas, Dua Orang Lainnya Terluka
Ketiga pekerja sempat dibawa ke Klinik Ardita yang berada dekat lokasi, nahas karena parahnya sengatan listrik yang diderita nyawa Dwi tak tertolong
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Dwi (45), tewas tersengat listrik saat hendak memperbaiki bagian atap PT Financia Multi Finance yang bocor bersama dua rekannya, Acep (45) dan Rulli (22) pada Kamis (9/5/2019) sekira pukul 08.00 WIB.
Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan korban tersengat listrik karena tak sengaja menyentuh outdoor AC.
"Korban dimintai tolong untuk memperbaiki rembesan atap yang bocor. Ketika korban naik dia berpengangan ke outdoor AC satu PT yang berada di sekitar lalu tersengat listrik," kata Gatot di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/5/2019).
Mendapati kecelakaan kerja, warga lantas menghubungi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur yang segera tiba di lokasi dan berusaha menyelamatkan korban.
Ketiga pekerja sempat dibawa ke Klinik Ardita yang berada dekat lokasi, nahas karena parahnya sengatan listrik yang diderita nyawa Dwi tak tertolong.
• Rekapitulasi Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat Digelar Hari Ini, Jakarta Timur Terakhir
• Geledah Wanky Cell Bekasi, Polisi Amankan Seorang Terduga Teroris
• The Ritz Carlton Mega Kuningan Tawarkan Paket Buka Puasa Berkonsep Pasar Malam Mewah
"Korban meninggal, kalau yang dua temannya terluka, tapi mereka selamat. Untuk langkah awal tadi dari lokasi langsung dibawa ke Klinik dekat lokasi," ujarnya.
Kapolsek Cipayung Kompol Darmo Suhartono menuturkan jajarannya telah melakukan pemeriksaan awal dan menghubungi pihak keluarga Dwi.
Rencananya jasad Dwi bakal dibawa ke Rumah Sakit lebih dulu sebelum diserahkan ke pihak keluarga lalu dimakamkan secara layak.
"Korban meninggal karena tersengat listrik, jenazahnya sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Pihak keluarga juga sudah dihubungi agar jenazahnya segera diurus," tutur Darmo.