Pemilu 2019

Saat Mulai Bubar, Massa Pendukung Prabowo-Sandi Sempat Bentrok dengan Massa Dukung Bawaslu

Kericuhan sempat terjadi usai massa pendukung capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi membubarkan diri setelah berunjuk rasa di depan Gedung Bawaslu

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Ketegangan yang sempat terjadi seusai massa pendukung Prabowo-Sandi selesai menggelar demo di depan Gedung Bawaslu, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Kericuhan sempat terjadi usai massa pendukung capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi membubarkan diri setelah berunjuk rasa di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pasalnya, setelah mereka mulai membubarkan diri, tiba-tiba dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) datang sekelompok massa lainnya.

Puluhan massa tersebut datang dengan membawa mobil komando dan melakukan orasi di depan Gedung Bawaslu.

Tak hanya itu, puluhan massa yang sebagian besar adalah remaja membentangkan spanduk bertuliskan aliansi santri bersatu.

Dalam orasinya, mereka mengaku mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu, mereka juga meminta masyarakat menghormati hasil Pemilu 2019 dan menerimanya dengan legowo.

Mereka juga mengatakan, Pemilu 2019 sudah selesai dan kini saatnya beribadah di bulan Ramadan yang penuh hikmah.

Viral Santri Panti Sahur dan Buka 1 Mi Instan Berdua, Pengurus Jelaskan: Donatur Hingga Luar Negeri

VIDEO Gabungan Massa dan Relawan Pendukung Prabowo-Sandi Kepung Bawaslu

2 Jam Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Bawaslu, Massa Pendukung Prabowo-Sandi Bubarkan Diri

Ada Demo di Depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin ke Arah ke Patung Kuda Dialihkan

Tuntutan yang bersebarangan dengan aksi unjuk rasa sebelumnya pun sempat memancing massa pendukung Prabowo-Sandi yang masih berada di sekitar Gedung Bawaslu.

Mereka pun mulai menyoraki massa yang sedang berorasi di depan Gedung Bawaslu, bahkan beberapa orang tampak memberikan simbol jempol ke bawah.

Meski demikian, massa dari aliansi santri bersatu tidak bergeming dan tetap melanjutkan orasinya.

Namun, ketegangan semakin terasa, saat massa dari aliansi santri bersatu mulai berorasi yang ketiga kali.

Para pendukung Prabowo-Sandi yang sedari tadi menyoraki massa tersebut pun meminta polisi segera membubarkan aksi demo tersebut.

Olokan dan ejekan pun sempat terdengar dari kerumunan massa pendukung Prabowo-Sandi yang berada di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Busway Sarinah.

"Woy kamu pasukan nasi bungkus ya? Dibayar berapa kamu? Pulang sana pulang," kata beberapa orang massa, Jumat (10/5/2019).

Situasi pun semakin memanas saat massa yang berseberangan mulai menutup jalur transjakarta dan meminta petugas kepolisian membubarkan aksi demo tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved