Galian Kabel di Jalan Raya Bogor Perburuk Kemacetan di Kramat Jati

Kegiatan galian kabel di Jalan Raya Bogor wilayah Kecamatan Kramat Jati dikeluhkan pengguna jalan karena memperburuk kemacetan yang sudah parah.

Galian Kabel di Jalan Raya Bogor Perburuk Kemacetan di Kramat Jati
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tumpukan karung tanah di Jalan Raya Bogor wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kegiatan galian kabel di Jalan Raya Bogor wilayah Kecamatan Kramat Jati dikeluhkan pengguna jalan karena memperburuk kemacetan yang sudah parah.

Pudjo (32), satu pengendara ojek online yang kerap melintas di wilayah Kramat Jati mengatakan dampak galian kabel sudah terasa meski kegiatan baru berlangsung beberapa hari.

"Ya semakin parah macetnya, tahu sendiri sebelum ada galian saja setiap hari sudah macet. Ini galiannya baru, belum sampai seminggu tapi efeknya sudah kerasa," kata Pudjo di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019).

Pudjo menuturkan kemacetan kian memburuk sejak Pintu Air Hek Kali Baru hingga ke Lippo Plaza Kramat Jati, pun di luar jam sibuk.

Dia mencontohkan kecepatan laju motornya yang bisanya mencapai 30 kilometer per jam sekarang merosot hingga di bawah 20 kilometer per jam.

"Jadi semakin lama kalau mau narik, capek di jalan. Apalagi di Kramat Jati kan banyak orang nyebrang, kendaraan putar arah, sama truk-truk besar. Yang bawa motor enggak muat lewat lajur kiri karena galian," ujarnya.

Danang (27), pengemudi ojek online lainnya juga mengeluhkan lamanya waktu tempuh yang bertambah sekira 10 hingga 15 menit setelah adanya kegiatan galian kabel.

Diduga Tersetrum, Dua Pekerja Galian Kabel PLN Tewas Saat Bekerja

Ada Galian Kabel di Jatinegara, Sudinhub Pertimbangkan Pengendara Lewati Jalur Transjakarta

Meski kerap berhadapan dengan macet di sepanjang Jalan Raya Bogor, menurutnya pengguna jalan menyadari saat kemacetan memburuk.

"Biasanya kalau siang enggak semacet ini, biar kata setiap hari macet kan terasa makin parah. Lihat saja, banyak yang bunyiin klakson, biasanya macet parah itu pas pagi sama sore saja," tutur Danang.

Pantauan TribunJakarta.com, kabel ukuran besar dan karung bercokol di sisi kiri jalan sehingga mempersempit ruang gerak pengendara motor yang melintas.

Di setiap putaran arah, lengkingan klakson terdengar bersahutan karena masing-masing pengguna jalan merasa kalau gilirannya melintas justru diserobot.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved