Ramadan 2019
Komunitas Warung Jurnalis Beri Santunan ke Anak Yatim
Komunitas Warung Jurnalis yang beranggotakan wartawan media cetak radio, televisi, dan online menggelar acara buka puasa
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Komunitas Warung Jurnalis yang beranggotakan wartawan media cetak radio, televisi, dan online menggelar acara buka puasa sekaligus santunan kepada puluhan anak yatim.
Pembina komunitas Warung Jurnalis Roy mengatakan kegiatan pemberian santunan merupakan agenda rutin yang dilakukan Komunitas Warung Jurnalis dan selalu bertempat di Jalan Matraman Raya.
"Sebagai wujud kesadaran para jurnalis, khususnya di Jakarta Timur dan semua jurnalis pada umumnya yang tergabung. Dananya urunan dari teman-teman jurnalis dan para pengikut media sosial kami," kata Roy di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (24/5/2019).
Tahun ini, Komunitas Warung Jurnalis memberikan santunan dan paket makanan berbuka puasa kepada 50 anak yatim yang bermukim di wilayah Kecamatan Jatinegara dan Matraman.
• Merasa Tersaingi, Jordi Alba Mengadu ke Lionel Messi Agar Cegah Pemain Ini Perkuat El Barca
• 5 Zodiak yang Mudah Bikin Baper, Taurus Sikap Lembutnya Kerap Disalahartikan Cowok-cowok!
• Aspal Pelintasan Kereta Stasiun Serpong Berlubang, Warga Harap Segera Diperbaiki
Selain anak yatim, sejumlah personel PPSU dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi ikut menikmati paket buka puasa bersama yang diberikan.
"Jadi selain kami memberikan informasi, kami juga menyisihkan sedikit dari apa yang sudah kita dapat untuk mereka. Harapan kami agar kegiatan bisa terus terlaksana dan bisa dicontoh bagi rekan seprofesi kami," ujarnya.
Roy menuturkan, sejumlah wartawan yang ikut meliput aksi 22 Mei kemarin dan masih kelelahan menyempatkan diri hadir dalam kegiatan bakti sosial yang sudah berlangsung empat tahun.
Kini akun Instagram @warung_jurnalis yang sudah memiliki 152 ribu pengikut memiliki andil membantu mengklarifikasi berita hoax yang santer beredar beberapa waktu terakhir.
"Banyak dari kami yang juga kelelahan habis meliput aksi kemarin. Tapi sebisa mungkin kami tetap berupaya menggelar acara ini," tuturnya.