Kakak Beradik Sindikat Pencurian Motor di Sidoarjo Ditembak, Kerap Beraksi di Parkiran Minimarket

Sindikat pencurian sepeda motor dibongkar Polresta Sidoarjo, Sabtu (13/7/2019). Kakak beradik ditembak polisi karena berusaha kabur.

Tribunmadura/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Sidoarjo Zain Dwi Nugroho beber sindikat curanmor, Sabtu (13/7/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, SIDOARJO - Sindikat pencurian sepeda motor dibongkar Polresta Sidoarjo, Sabtu (13/7/2019).

Dari empat pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil diamankan, dua diantaranya ditembak bagian kakinya oleh petugas karena berusaha kabur.

Bahkan dua diantara pelaku pencurian sepeda motor tersebut merupakan kakak beradik.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan penangkapan sindikat tersebut berawal dari tertangkapnya penadah sepeda motor curian berinisial RS, (22) asal Banyuates, Sampang, Madura.

Pada hari Kamis, (4/7/2019), tim Satreskrim Unit Pidana Umum Polresta Sidoarjo mendapat informasi, bahwa sepeda motor Honda Scoopy warna hitam silver yang merupakan hasil curian dari Indomaret Taman Pinang Indah Sidoarjo dibawa oleh pelaku RS ke daerah Bangkalan.

Selanjutnya, tim bekerjasama dengan anggota Polres Bangkalan dan berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti motor curian.

Selanjutnya, petugas, kata Zain Dwi Nugroho langsung menginterogasi pelaku dan didapati informasi, bahwa motor curian tersebut didapat dari tersangka lainnya, yaitu MA (36), asal Socah Bangkalan, Madura.

"Kita lakukan pencarian dan akhirnya berhasil menangkap tersangka MA," ujarnya.

Kedua tersangka langsung kita bawa menuju Polresta Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan dan didapati bahwa mereka berdua hanya sebagai penadah.

"Untuk pelaku pencurian motor sendiri merupakan tersangka RK (29) dan JR (20) asal Tambaksari Surabaya," jelasnya.

Petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap tersangka RK dan JR, yang diketahui merupakan kakak beradik.

Didapati informasi pada Minggu, (7/7/2019), kedua pelaku berada di Jalan Raya Desa Ganting Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Tim langsung bergerak cepat untuk mengamankan kedua pelaku.

Namun pelaku berusaha kabur dari kejaran petugas.

''Sudah kita berikan tembakan peringatan untuk berhenti, namun tak dihiraukan sehingga petugas bertindak tegas dengan menembak kaki dari kedua pelaku," jelasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved