Kebakaran di Samping Kantor Pos Bekasi, 10 Kios Semi Permanen Hangus
Kebakaran terjadi di komplek lapak jualan di samping Kantor Pos Bekasi, Kamis (18/7/2019).
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Kebakaran terjadi di komplek lapak jualan di samping Kantor Pos Bekasi, Jalan Lapangan Multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/7/2019).
Kejadian terjadi sekitar pukul 20.10 WIB, pantauan TribunJakarta.com, api menghanguskan lapak jualan atau kios yang didominasi dengan bangunan semi pemanen seperti kayu dan triplek.
Api melahap seluruh bagian komplek lapak tersebut, awalnya hanya tiga mobil pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api.
Tapi lama kelamaan api kian membesar dan menyabar kabel listrik yang ada dilokasi.
Suara ledakan akibat terbakarnya kabel listrik nampak menyulitkan petugas pemadam.
Suara sirine bersahutan terdengar mendekat ke lokasi kebakaran menandakan armada mobil pemadam ditambah untuk menjinakkan api.
Total sebanyak tujuh mobil pemadam dijerahkan, hingga pukul 21.32 WIB, proses pemadaman masih berlangsung.
Iyong pedagang ayam bakar yang ikut menjadi korban mengatakan, api awalnya berasal dari belakang lapak jualan.
Dia sempat berusaha memadamkan dengan menyiramkan air namun api terlalu cepat menyambar.
"Enggak awalnya kebar karena apa, tahu-tahu ada api dari belakang langsung nyambet bangunan," kata Iyong.
Ada sekitar 10 lapak jualan yang hangus terbakar, selain itu, di belakang bangunan lapak merupakan pemukinan pemulung yang juga ikut dilalap si jago merah.
• Bobol Salon di Bekasi, Awaluddin Gasak Catok Rambut, Gunting Hingga Hairdryer
• Download MP3 Single Terbaru Raisa - Kembali, Simak Lirik Lagu dan Video Musiknya
"Barang-barang enggak ada yang selamat, cuma motor aja paling," ujar dia.
Iyong merupakan pedagang ayam bakar Kalasan, ada sebanyak empat orang karyawan dan beberapa pelanggan saat kebakaran terjadi.
"Alhamdulillah selamat semua orang yang ada di lapak saya, tapi kalau yang lain enggak tahu, soalnya api cepet bangar nyambernya," imbuhnya.