Kanal

Dituding Dijanjikan Jabatan saat Jadi Pengacara Jokowi-Maruf, Yusril Ihza Mahendra Bongkar Hal Ini

Yusril Ihza Mahendra - Tribunnews

"Sama juga dengan ketika saya masuk Setneg tahun 1990an,"kata Yusril Ihza Mahendra, dikutip TribunJakarta.com dari saluran YouTube Kompas TV, pada Jumat (9/11/2018).

"Tidak ada tawaran apa-apa, enggak ada janji apa-apa," tambahnya.

Menurut Yusril Ihza Mahendra sebelum bergabung dengan setneg, dirinya kerap mengkritisi pemerintahan Soeharto.

Namun setelah berkerja dengan Soeharto, Yusril Ihza Mahendra menekankan sikap politiknya tetap tidak berubah.

"Ya masuk aja di Setneg, 'apa bisa Anda? jangan-jangan nanti Anda larut'," ucap Yusril Ihza Mahendra.

Sandiaga Klaim Didukung Akar Rumput PBB, Tak Soal Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Maruf

Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Maruf: Diminta Mundur Bela HTI Hingga Tanggapan Wakil Presiden JK

"Saya akan tetap jadi ikan yang tawar kecuali saya mati dikasih garam saya jadi ikan asin," tambahnya.

Yusril Ihza Mahendra mengatakan hal tersebut juga berlaku saat ia bergabung dengan Jokowi-Maruf.

Ia menjelaskan dirinya tak dijanjikan jabatan apapun saat memutuskan menjadi pengacara Jokowi-Maruf.

"Sekarang pun tidak ada apa-apa, tidak ada janji apa-apa," kata Yusril Ihza Mahendra.

Yusril Ihza Mahendra lantas mengatakan dirinya saat ini sudah tak mengharapkan jabatan apa-apa lagi.

Ibaratkan Jadi Pengacara Koruptor, Ismail Yusanto Sebut Belum Tentu Yusril Mendukung Jokowi-Maruf

Kubu Prabowo-Sandiaga Sempat Dekati Yusril Ihza Mahendra untuk Jadi Pengacara Mereka

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta

Berita Populer