Cerita Mengerikan Gedung DPR 'Bergoyang' Saat Gempa 6,4 SR
Saat gempa terjadi sekitar pukul 13.34 WIB, Selasa (23/1/2018) kemarin, Sahroni tengah berada di ruangannya di lantai 23.
Penulis: Wahyu Aji | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan Tribunjakarta.com, Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH – Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang wilayah DKI Jakarta, membuat Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, bergoyang hebat.
Politikus Partai NasDem Ahmad Sahroni adalah seorang yang merasakan langsung gempa tersebut.
Saat gempa terjadi sekitar pukul 13.34 WIB, Selasa (23/1/2018) kemarin, Sahroni tengah berada di ruangannya di lantai 23.
Baca: Warga Berebut Sarang Tawon Yang Diturunkan Petugas Pemadam Kebakaran
"Yang 6,4 SR luar biasa terasa," kata Sahroni saat berkunjung di kantor Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta Barat.
Anggota Komisi III DPR RI ini tidak ingin ada pihak yang menuding pembangunan gedung baru untuk anggota DPR, dikaitkan dengan hal negatif.
"Jadi prespektifnya jangan dianggap bahwa pembangunan gedung terkait dengan hal lain. Kajiannya sudah dikembalikan ke Kementerian PUPR untuk dibangun," katanya.
Baca: Damkar Basmi Sarang Tawon Ndas di Kawasan Kompas Gramedia
Menurutnya gedung baru juga diperlukan melihat keselamatan anggota dewan.
"Sangat mengerikan, karena gedung tersebut di bangun belum memakai anti gempa," katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan anggota Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun.
"Saya juga salah satu yang merasakan. Saat itu saya di lantai 13, berebut naik lift untuk turun. Tapi karena ada yang sepuh, terpaksa harus mengalah," kata Misbakhun.
Bukan hanya anggota dewan, para pegawai di Gedung Nusantara III DPR pun setengah berlarian menuju lapangan parkir untuk mencari tempat aman.
Gempa berlangsung sekitar 10 detik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ahmad-sahroni_20180124_200437.jpg)