Ternyata Ini 3 Alasan Bung Hatta Minta Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Penjaga Makam Bung Hatta, Syahrul menjelaskan ada tiga alasan Bung Hatta minta dimakamkan di TPU ketimbang di TMP.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Mohammad Hatta atau Bung Hatta menolak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP).
Padahal, dengan jasanya yang amat besar bagi bangsa ini, tentu sudah sangat pantas bila pria kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat itu dimakamkan di TMP.
Namun rupanya, bukan tanpa sebab Bung Hatta menolak dimakamkan di TMP.
Ia meminta dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU).
Baca: Penemuan 2 Kerangka Manusia Gegerkan Warga Cimahi, Keluarga Yakin Jenazah Akan Hidup Lagi
Jasad Bung Hatta yang wafat pada 1980 kini terbaring tenang di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Penjaga Makam Bung Hatta, Syahrul menjelaskan ada tiga alasan Bung Hatta minta dimakamkan di TPU ketimbang di TMP.
Dijelaskannya, alasan pertama karena Bung Hatta ingin dikebumikan di tempat Indonesia merdeka, yakni di Jakarta.
"Karena Indonesia merdeka di Jakarta maka Bung Hatta minta dimakamkan di Jakarta," ujar Syahrul saat berbincang dengan TribunJakarta.com, di area makam Bung Hatta, TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).
Syahrul melanjutkan, alasan kedua karena Bung Hatta ingin dimakamkan di tanah rakyat.
Baca: Sederet Fakta Nenek 92 Tahun Tebang Pohon Durian, Lelah Ikuti Sidang sampai Vonis Hukuman Penjara
"Karena Bung Hatta ingin terus dekat dengan rakyat," tuturnya yang telah menjaga makam Bung Hatta sejak 1987 itu.
Bahkan, Bung Hatta sendiri pernah berujar agar dirinya minta dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
"Pada 10 Februari 1975 Bung Hatta pernah mengamanatkan minta dimakamkan di Jakarta, tepatnya di TPU Tanah Kusir," ujar Syahrul
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/makam-bung-hatta_20180130_160804.jpg)