Pengayuh Becak di Pasar Angke Tidak Butuh Becaknya Bagus

Becak yang ada di Pasar Angke, penampakannya tidak indah. Ponimin salah satu pengayuh becak, mengaku tidak butuh hal itu.

Pengayuh Becak di Pasar Angke Tidak Butuh Becaknya Bagus
Tribunnews.com / Elga Hikari Putra
Anwara (64), pengayuh becak di Pasar Angke, Tambora, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA ---  Anda ingin melihat becak berseliweran di kawasan Jakarta, cobalah berkunjung ke Pasar Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Di Pasar yang bersebelahan dengan Stasiun Angke ini, setiap harinya terdapat puluhan becak berikut dengan pengayuhnya, yang siap mengantarkan penumpang.

Becak-becak yang setiap harinya mangkal di pasar tersebut, penampakannya tidak seindah seperti becak-becak di tempat wisata. Tidak ada satupun becak di tempat itu yang diwarnai dengan patut.

Bahkan tidak ada satupun becak yang dilengkapi atap, yang bisa melindungi penumpang dari guyuran air hujan.

Salah satu becak yang mangkal di pasar itu, adalah milik Ponimin (55). Becak yang ia miliki, adalah modifikasi dari becak yang diperuntukan untuk membawwa es balok.

"Saya modifikasi, saya pasangkan jok biar penumpang bisa duduk," ujarnya saat ditemui di Pasar Angke, Kamis (1/2/108).

Baca: Setiap Tahunnya Tanah Jakarta Turun 3 - 18 Sentimeter

Ponimin mengakui bahwa penampakan becak yang ia beli empat tahun lalu itu, sangat tidak menarik. Karena ia memang tidak membutuhkan hal tersebut.

Menurut laki-laki asal Klaten, Jawa Tengah itu, yang terpenting becaknya mengakut penumpang, berikut barang belanjaannya.

"Semua penumpang saya di sini itu orang belanja, butuh becak untuk mengangkut barang belanjaan," katanya.

Ponimin setiap harinya bisa ditemui di Pasar Angke, mulai dari pukul 06.00 WIB di mana pasar mulai diserbu pembeli, hingga pukul 10.00 WIB.

"Setelah itu baru sorenya ada orang belanja lagi, naik becak," ujarnya.

Ponimin yang baru empat tahun terakhir menarik becak itu, setiap harinya bisa mengantongi Rp 10 ribu. Dengan penghasilan tersebut, ia bisa menafkahi keluarganya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Nurmulia Rekso Purnomo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved