Terowongan Perimeter Selatan Ambruk
Kesaksian Korban Ambruknya Terowongan Perimeter Selatan
Sejumlah saksi menceritakan pengalaman mereka yang menyakikan langsung amrbuknya terowongan
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR --- Saat dinding bagian dalam terowongan Jalan Perimeter Selatan ambruk pada Senin sore (5/1) sekitar pukul 17.00 WIB, di dalam terowongan tersebut terdapat sejumlah kendaraan.
Benny Andriasnsyah, salah seorang korban mengatakan bahwa pada pada Senin sore, saat dinding bagian terowongan ambruk, wilayah di sekitar Jalan Perimter Selatan tengah digguyur hujan deras.
Laki-laki yang sehari-harinya bekerja di kawasan Bandara Soekarno-Hatta itu mengingat, saat kejadian terdapat sekitar lima mobil, termasuk mobil yang ia kendarai. Selain itu, juga terdapat sejumlah pengendara sepedamotor. Tapi hanya satu mobil yang tertimbun longsoran.
"Saya sama pengemudi-pengemudi lain langsung keluar mobil, lari keluar terowongan," ujar Benny Andriansyah yang sehari-hari bekerja di Bandara Seokarno - Hatta.
Cintya, juga merupakan korban selamat dari insiden tersebut. Saking terguncangnya ia atas peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu, ia sampai gemetar di lokasi kejadian.
"Inalillahi baru saja saya lewat situ," ujar Cintya
Baca: SBY dan AHY Siap Kunjungi Lokasi Banjir Jakarta Hari Ini
"Tadi ada pengendara mobil yang tertimbun longsor. Belum tahu kondisinya," kata Cintya yang bekerja di Bandara Soetta.
Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan ada dua perempuan yang tertimbun longsoran tersebut. Keduanya adalah karyawati Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, Gianti dan Mutmainah.
Dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB, tim gabungan berhasil mengevakuasi seorang perempuan, yang sempat tertimbun di dalam honda Brio yang ia tumpangi. Perempuan tersebut langsung dibawa ke RSUD Tangerang. Sementara korban lain bernama Mutmainah, masih terus dievakuasi.
Kepala Basarnas Marsekal Madya Syaugi saat diwawancara KompasTV pag tadi mengatakan, pihaknya kesulitan menyelamatkan Muthmainah karena posisi tubuh Muthmainah berada agak ke dalam. Petugas berusaha membongkar satu per satu kursi mobil yang menghimpit tubuh Muthmainah.
"Posisinya lebih dalam dan kami bongkar semua kursi. Putri kondisinya sadar, tetapi shock dan langsung dibawa ke rumah sakit. Kami kerahkan semua tim Basarnas," ujar Syaugi kepada KompasTV, Selasa pagi. (Kompas.com / Warta Kota / Tribunnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/evakuasi-korban-longsor-bandara-soekarno-hatta_20180206_064131.jpg)