SPBE Cimuning Bekasi Kebakaran

Pelajar Tewas Dalam Kebakaran SPBE Cimuning, Rumah Hancur hingga Ayah dan 3 Kakaknya Masih Dirawat

 Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran SPBE Cimuning bertambah, korban terbaru berstatus pelajar SMK Negeri 15 Kota Bekasi.

Istimewa
PELAJAR JADI KORBAN - Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah menjadi tiga orang. korban meninggal dunia terbaru berstatus pelajar SMK Negeri 15 Kota Bekasi, bernama Sapta Prihantono. 

TRIBUNJAKARTA.COM –  Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah menjadi tiga orang.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengatakan, korban meninggal dunia terbaru berstatus pelajar SMK Negeri 15 Kota Bekasi, bernama Sapta Prihantono.

"Pria, masih pelajar, meninggal Selasa malam," kata Bobihoe di Bekasi Selatan, Rabu (8/4/2026).

Korban pelajar itu meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Sosok Korban

SMK Negeri 15 Kota Bekasi menyampaikan kabar duka lewat akun media sosial resminya.

Sapta meninggal pada Selasa, 7 April 2026 atau setelah tujuh hari menjalani perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.

Di sisi lain, ayah dan tiga kakak Sapta saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Sedangkan ayah dan 3 kakaknya masih dirawat di RS Citra Arafiq dan RSUD Kab. Bekasi,” demikian keterangan yang diunggah sekolah dikutip pada Rabu, 8 April 2026. 

Selain mengalami luka, dalam keterangan disebutkan keluarga ini juga kehilangan rumah akibat hancur karena kebakaran disertai ledakan.

"Keluarga ini juga kehilangan rumah dan hancur karena ledakan gas SPBE.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini," tulis pihak sekolah.

Sejumlah netizen yang mengaku sebagai teman-teman Sapta mengucapkan duka cita.

"innalilahi wa innailaihi rojiun, gua ga nyangka secepet ini lu ninggalin gua sap"

"tenang dsana ya wol ,baru minggu lalu ketemu di warkop"

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved