Guru Cabul

Guru AM dan Sejumlah Fakta Dirinya yang Disangka Mencabuli Siswanya

Dunia pendidikan kembali tercoreng setelah oknum guru berinsial AM mencabuli siswanya, tak hanya seorang tapi banyak.

Guru AM dan Sejumlah Fakta Dirinya yang Disangka Mencabuli Siswanya
Kompas.com
Ilustrasi 

Hasil ‎musyawarah menyepakati guru AM akan menemui Ahmad dan orangtua korban pada Senin (12/2/2018) pagi.

Di hari yang ditunggu-tunggu, hanya kepala sekolah yang datang ke rumahnya.

Sedangkan guru AM izin pulang terlebih dahulu pada sekitar Pukul 09.00 WIB.

Guru AM berdalih ingin menjenguk‎ anaknya yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

"Akhirnya kan ibu-ibu yang sudah pada kesal itu pada dateng ke sekolahan untuk si guru itu," papar dia.

Tak mau terjadi keributan, kepala sekolah menghubungi gru AM agar mau menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Akhirnya, AM mendatangi Polsek Kembangan, Jakarta Barat.

"Setelah ketemu di Polsek, enggak berapa lama langsung diserahkan ke Polres Jakarta Barat," jelas Ahmad.

Terbongkar karena berita

Sekian lama tak terendus, kebejatan guru AM terbongkar.

Suatu hari, orangtua korban menonton berita pencabulan di televisi dan A yang di sampingnya bertanya tentang itu.

‎"Kemudian dijelasinlah sama orangtuanya apa yang dimaksud tentang pencabulan," cerita Ahmad.

‎Orangtua korban seketika terkejut mendengar anaknya pernah dicabuli gurunya di sekolah.

Lebih dari satu

Polisi menetapkan guru AM sebagai tersangka pencabulan, demikian ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kombes Edy Suranta Sitepu.

Berdasarkan keterangan dari keluarga korban, AM telah mencabuli A, korbannya sejak November 2017.

Penyidik masih menyelidiki untuk mengetahui apakah ada siswa lain korban cabul guru AM.

‎"Informasi yang kami dapat katanya korban ini lebih dari satu. Masih kami selidiki lagi," kata Edy kemarin.

Pelaku mencabuli korbannya di sekolah.

"Menurut kesaksian saksi, korban diraba bagian terlarangnya," Edy menambahkan.

Menurut informasi yang didapat TribunJakarta.com, guru AM tak hanya mencabuli murid perempuan, tapi jug amurid laki-laki.

Ini modusnya

Keterlaluan guru AM, mencabuli A di musala.

Modusnya, guru AM minta dipijat, setelah itu berbuat nista kepada A.

"‎Dari anak saya masuk kelas III (jadi korban). Tapi ketahuannya di November, itu baru istri saya yang tahu. Kalau saya belum tahu," kata R, ayah A.

R baru mengetahui bila A menjadi korban pencabulan gurunya pada Januari 2018.

Hal itu karena sang istri awalnya tak berani cerita kepada dirinya.

"‎Istri saya enggak cerita karena dia takutnya kalau laki sama laki malah jadi berantem apa gimana. ‎Makanya istri saya diam-diam saja," ungkap R.

R melihat ada yang aneh dengan sikap istrinya sejak November silam sehingga ia bertanya-tanya.

"‎Istri saya kok sibuk banget, ke sekolahan mulu terus ke guru ngaji. Akhirnya saya tanya baru dia cerita‎ kalau anak saya dicabulin sama gurunya," ujar R.

Jadi pemarah

Perangai A, korban pencabulan oknum guru AM di sekolahnya, berubah.

Putri pertama R itu saat menjadi pemarah.

"‎Jadi sering marah dia. Sama adiknya suka bentak-bentak," ‎kata R, Kamis (15/2/2018).

Beruntung, R mengatakan putrinya masih mau bersekolah.

"Alhamdulillah dia masih mau sekolah," ujar R.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved