Piala Presiden
Persija Bukan Milik Pemda DKI, tapi Milik Pengusaha Asal Surabaya
Ramai dibicarakan, video Anies Baswedan 'dihalangi' paspampres saat hendak turun ke podium dalam penyerahan Piala Presiden 2018.
Penulis: rohmana kurniandari | Editor: rohmana kurniandari
TRIBUNJAKARTA.COM - Pasca digelarnya Piala Presiden 2018, beredar video Anies Baswedan 'dihalangi' pasukan pengamanan presiden (paspampres) saat hendak turun ke podium dalam penyerahan Piala Presiden 2018.
Video itu lantas ramai dibicarakan netizen, terlebih perihal keterkaitan Gubernur DKI Jakarta dengan Persija, klub sepak bola yang berhasil mendapatkan juara Piala Presiden.
"Persija itu milik pengusaha Bali Pak Gede Widiade, markas stadion untuk homebase kemungkinan besar jadi di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat. Terus apa yang mau diaku @aniesbaswedan sebagai prestasinya. @saididu @SuaraAnies," tulis Anniessa_Andi.
Seorang netizen juga mengomentari unggahan Sandiaga Uno di Twitter, dan mengatakan bahwa Persija sudah bukan milik DKI lagi.
"Persija itu sebenarnya sudah bukan milik DKI lagi. Itu cuma klub swasta yang kebetulan pakai nama Jakarta," tulis @Linden_Dollar.
Hal serupa juga disampaikan netizen di Twitter.
"Persija zaman now sudah milik perusahaan bukan milik Pemprov DKI lagi. Persija dikelola oleh PT Persija Jakarta, mulai dari pemain sampai manajemen. Bos PT Persija Jakarta Pak Gede Widiade, seorang pengusaha asal Surabaya keturunan Bali," kata @mochamadarip.
Dalam pemberitaan sebelumnya, diketahui bahwa Persija Jakarta sudah berganti kepemilikan.
Tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut saat ini ditangani Gede Widiade yang menggantikan Ferry Paulus.
Ferry mengumumkan perubahan kepemilikan Persija itu didampingi Gede Widiade di Atrium Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (14/3/2017), dilansir kompas.com.
Gede bukan orang baru di kancah persepakbolaan nasional.
Sebelum di Persija, pengusaha itu pernah menjadi CEO Bhayangkara FC sampai 31 Desember 2016.
Kata Ketua Panitia
Melihat video Anies dalam Piala Presiden yang sudah beredar, Ketua Panitia Piala Presiden, Maruar Sirait pun angkat suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anies_20180218_164138.jpg)