Longsor di Puncak

Rest Area Ini Dulu Jadi Tempat Parkir Helikopter Vila Soekarno di Puncak

"Itu emang cerita orang-orang, orang tua, itu vila betul Pak Karno punya, kalo keluarganya saya enggak pernah lihat datang berkunjung."

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Riung Gunung, Puncak, lokasi longsor  

Pantauan TribunnewsBogor.com, di sekitar lokasi tebing yang sama pernah terjadi longsor pada Jumat (30/6/2017) lalu dan material longsor hanya menutupi bahu Jalan Raya Puncak.

Kemudian longsor serupa juga kembali terjadi tiga bulan kemudian pada Kamis (9/11/2017) lalu di mana longsor terjadi di waktu dini hari.

Dilanjut kembali tiga bulan kemudian, pada Senin (5/2/2018), longsor kembali terjadi namun ini berbeda dengan sebelumnya karena longsor cukup besar berhasil menutup akses Jalan Raya Puncak.

Bahkan longsor tersebut berdampak pada penutupan Jalur Puncak dari Gunung Mas hingga Ciloto yang masih diberlakukan karena perbaikan sampai hari ini, Sabtu (17/2/2018).

Pantauan TribunnewsBogor.com, di atas longsoran tersebut terdapat sebuah vila dengan bangunan yang berwarna putih dikelilingi pepohonan dan dedaunan yang rimbun sehingga vila tersebut tidak terlihat jelas jika dilihat dari jalan raya.

Jika pengendara yang melintasi kawasan tersebut di dekat jalan menikung mendapati tangga yang melintang di Jalan Raya Puncak yang betuliskan 'Riung Gunung,' itulah salah satu akses jalan menuju vila tersebut.

Konon menurut warga sekitar, vila itu merupakan vila persinggahan sang proklamator, Soekarno atau warga kerap menyebutnya vila petilasan Bung Karno, namun vila tersebut tidak bisa diakses oleh sembarang orang karena milik pribadi.

Menurut penjaga vila tersebut, Wawan (38), longsor Riung Gunung yang menutup Jalan Raya Puncak beberapa waktu lalu itu terjadi tepat di belakang vila yang ia jaga.

"Saya juga pas kejadian (longsor) pas lagi di sini, lagi istirahat, saya ikut sibuk juga karena masuk sini kan, kejadiannya di belakang vila ini," ujar Wawan kepada TribunnewsBogor.com.

Ia juga mengatakan bahwa vila tersebut selama ini dalam kondisi baik-baik saja namun berbarengan dengan longsor Senin (5/2/2018) lalu itu, di dalam kawasan vila juga terjadi longsor kecil.

Selain itu, pasca longsor tersebut, pemilik vila yang menurutnya bernama H. Abdul Azis Marzuki tidak jadi berkunjung karena penutupan jalur di Gunung Mas.

"Kemarin juga pemilik vila mau kesini tapi memang karena jalannya ditutup, jadi ya gak ke sini, tapi kita tetep komunikasi," katanya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved