Keluarga Tidak Berani Sentuh Jenazah Fahri

"Jangankan menyentuh, saya berani melihat juga karena ada pihak kepolisian yang akan menurunkan jenazah kakak," ucap Dika.

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Rahmat Novandika, Adik Kandung Fahri Gusrin Tardi Memberikan Keterangan Atas Kematian Kakaknya Di Kediaman Rumahnya, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Ibu dan adik Fahri Gusrin Tardi, tidak berani menyentuh jenazah Fahri ketika masih tergantung di kamar mandi rumahnya, di kawasan Medang Lestari, Pagedangan, Tangerang.

Fahri Gusrin Tardi ditemukan tewas tergantung di kamar mandi rumahnya sekira pukul 04.30 WIB.

Orang yang pertama kali melihat adalah Ibunda Almarhum Fahri. Ia langsung meminta pertolongan warga dan membangunkan adik Fahri.

Karena takut, keluarga tidak ada yang berani menurunkan Jenazah Fahri.

Adik Fahri yang bernama Rahmat Novandika, menceritakan jenazah kakaknya baru diturunkan oleh pihak kepolisian sekiranya pukul 07.30 WIB.

"Jangankan menyentuh, saya berani melihat juga karena ada pihak kepolisian yang akan menurunkan jenazah kakak," ucap Dika.

Baca: Gara-Gara Video Sawer Pelakor yang Dilakukan Bu Dendy, Muncul Berbagai Meme di Twitter

Ia juga menambahkan ibunya tidak berani melihat jenazah Fahri, karena masih dalam kondisi syok.

Dika juga menceritakan kalau kedua orang tuanya sudah berpisah.

Keberadaan ayahnya saat ini di Jogja.

"Bapak baru besok bisa kesini, sekalian ziarah di makam kakak," urainya.

Firasat Aneh
Sebelum ditemukan tewas gantung diri, Dika merasakan hal aneh. Ia merasa ada sesuatu yang bakal terjadi dengan keluarganya. Hanya saja, Ia tidak tahu siapa yang akan terkena musibah tersebut.

"Saya tiba-tiba punya firasat ada musibah yang akan menimpa keluarga saya, namun saya tidak tahu musibah apa," ucap Dika seraya tidak percaya sang kakak nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Sulit untuk mencari tahu apa penyebabnya, dia gapernah cerita apapun kepada saya," tambah dia.

Ia menceritakan, peristiwa gantung diri ditengarai terjadi saat dirinya tertidur.

"Saya tidur pukul 02.00 WIB dan tidak mendengar apapun, sampai sekiranya pukul 04.30 WIB, ibu membangunkan saya dan terlihat panik," paparnya.

Baca: Belum Pernah Bobol Gawang Chelsea, Messi Latihan Lebih Keras dari Sebelumnya

Tetangga sekitar mengenal sosok Fahri Gusrin Tardi sebagai sosok yang kurang berinteraksi, dengan orang di sekitar lingkungan rumahnya.

Bayu seorang tetangga sekitar mengatakan, Fahri jarang keluar rumah dan berinteraksi dengan orang dilingkungannya.

"Dia orangnya jarang keluar rumah, paling cuma pas berangkat dan pulang kerja," ucap Bayu.

Hal ini juga dibenarkan oleh Agus Sadiman, seorang pria yang juga tetangga sekitar kediaman Fahri di Perumahan Medang Lestari, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Agus mengatakan selama kurang lebih dua tahun keluarga Fahri tinggal, ia jarang melihat Fahri berinteraksi dengan warga sekitar.

"Jarang keluar rumah orangnya, warga juga tidak ada yang mengenal kepribadiannya secara mendalam," tutup Agus kepada TribunJakarta.com

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved