Alasan ini Bikin Betah Tinggal di Rumah Susun, Harga Sewanya Murah
Banyak rusun yang menghadirkan biaya sewa yang sangat terjangkau, khususnya di Jakarta.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Saat ini masih banyak warga yang tidak ingin tinggal di rumah susun (rusun).
Alasannya masyarakat adalah ruang yang sempit, repot naik dan turun, dan biaya sewa mahal.
Beberapa alasan di atas memang tepat, namun masih banyak keunggulan tinggal di sebuah rusun.
Berikut alasan rusun tempat yang tepat untuk tinggal.
Baca: Sandiaga Uno Lanjutkan Kerja Sama Proyek MRT dengan Jepang
1. Biaya sewa
Banyak rusun yang menghadirkan biaya sewa yang sangat terjangkau, khususnya di Jakarta.
Salah satu contohnya adalah rusun Griya Tipar Cakung, Cakung, Jakarta Timur.
Biaya sewa satu unit di Griya Tipar Cakung berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 750 setiap bulannya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Mulyono, satu diantara penghuni Griya Tipar Cakung.
"Murah sih di sini. Saya per bulannya bayar Rp 350 ribu," ujar Mulyono di Griya Tipar Cakung, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018).
Baca: Jasad Remaja Ditemukan di Pinggir Sawah, Tubuh Banyak Bekas Luka
2. Masyarakat berpenghasilan rendah dapat menghuninya
Rusun memang diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rusun-griya-tipar_20180221_165638.jpg)