Daftar SNMPTN, Ini 100 Daftar Peringkat Kampus Terbaik di Indonesia

Kemenristekdikti mengumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

Editor: Erik Sinaga
pontianak.tribunnews.com
ilustrasi wisuda 

TRIBUNJAKARTA.COM- Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2018 dimulai, Rabu (21/2/2018).

Jadwal tersebut akan berlangsung selama dua minggu yakni hingga 6 Maret 2018.

Siswa SMA, SMK dan MA yang telah melakukan pengisian nilai rapot serta memverifikasinya di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dapat mengikuti seleksi ini.

Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.

Ketentuan mengenai prestasi tersebut merujuk pada nilai rapot siswa.

Penjelasan lebih lanjut mengenai nilai itu antara lain jika akreditasi sekolah adalah A maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 50% terbaik di sekolahnya.

Jika akreditasi sekolah adalah B maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 30% terbaik di sekolahnya.

Jika akreditasi sekolah adalah C maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 10% terbaik di sekolahnya.

Jika sekolah belum mendapatkan akreditasi maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 5% terbaik di sekolahnya.

Pemeringkatan tersebut dilakukan oleh Panitia Pusat berdasarkan data PDSS.

Bagi kalian, siswa/i SMA, SMK dan MA, pendaftaran SNMPTN 2018 sudah bisa dilakukan melalui website resminya. Klik link di bawah ini untuk daftar SNMPTN 2018 (http://www.snmptn.ac.id/)

* Inilah 100 Besar Perguruan Tinggi Non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia Tahun 2017

Kemenristekdikti mengumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

“Daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat, jangan percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta pada Agustus 2017 lalu.

Sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk lebih mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui revitalisasi politeknik, maka klasterisasi perguruan tinggi Indonesia pada tahun 2017 ini digolongkan dalam 2 (dua) kelompok yaitu i) kelompok Politeknik; dan ii) kelompok non-politeknik (universitas, institut, dan lainnya).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved