Breaking News:

Rita Widyasari, Bupati nonaktif Kukar: Saya Bukan Tidak Stres Tapi Diikhlaskan

Bupati nonaktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari mengaku sering melakukan olahraga Yoga selama berada di penjara.

Tribunnews.com/Jeprima
Bupati Kutai Kertanegara nonaktif, Rita Widyasari bersama Khairudin saat mengikuti sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018). KPK menetapkan Rita sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang bersama Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin. Rita diduga menerima hadiah atau janji dalam kasus suap sekitar Rp6 miliar terkait proses perizinan PT Sawit Golden Prima. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amryono Prakosa

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bupati nonaktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari mengaku sering melakukan olahraga Yoga selama berada di penjara. Tidak kurang dari satu hari sekali dia melakukan hal itu.

"Iya, setiap hari Yoga di dalam tahanan. Sama senam dua kali sehari," ucap wanita yang terlihat berpakaian formal dengan kerudung berwarna hitam itu saat pembacaan dakwaan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (21/2).

Bukan hanya Yoga, dia mengaku selama dua kali sehari, selalu senam di dalam tahanan.

Baca: Program Padat Karya Tunai Petani di Bali, Satu Hari Dibayar Rp 85 Ribu

Meski di dalam tahanan bersama Miryam S Haryani, Rita menceritakan sosok teman satu selnya itu jarang ikut senam, apalagi minggu ini terpidana kasus keterangan palsu pada kasus KTP elektronik itu sedang mengalami masalah pada kakinya.

"Ibu Miryam minggu ini kakinya sakit. Dia diperiksa dokter. Kalau saya, enggak pernah diperiksa," ucapnya seraya tertawa kecil.

Selama berada di tahanan, Rita mengaku sering membahas kasus-kasus politik bersama politisi Hanura tersebut.

Apalagi, saat ini sedang menghadapi tahun politik. Dia mengaku harus merasa kerasan selama berada di dalam tahanan dan tidak mau dibawa menjadi beban.
Pengalamannya yang pernah ditinggalkan orang tua karena ditahan oleh KPK, tidak ingin diulanginya.

"Pokoknya asik-asik saja lah karena saya sudah pernah pengalaman bapak saya ditahan stres, saya bukan tidak stress tapi di ikhlaskan. Jadi dibawa enjoy saja," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved