David Astori Meninggal, Fiorentina 'shock'

Defender internasional Italia Davide Astori telah meninggal di kamar hotelnya pada Sabtu(3/3/2018) malam.

Penulis: Ananda Bayu Sidarta | Editor: Ananda Bayu Sidarta
Reuters/Alessandro Bianchi
Fiorentina's Davide Astori, 9 February, 2018 

TRIBUNJAKARTA.COM - Defender internasional Italia Davide Astori telah meninggal di kamar hotelnya pada Sabtu(3/3/2018) malam, kata klubnya Fiorentina pada hari Minggu(4/3/2018).

Pemain internasional Italia Davide Astori telah meninggal dunia setelah menderita 'keruntuhan peredaran jantung' tiba-tiba.

"Fiorentina sangat terkejut harus mengumumkan kematian kapten Davide Astori setelah penyakit dadakan," kata klub Serie A di Twitter.

Seorang pemain bola berusia 31 tahun, yang meninggalkan seorang putri berusia dua tahun, berada di Udine untuk mempersiapkan pertandingan hari Minggu melawan Udinese.

Astori meninggal karena "penyebab alami" setelah "cardiac circulatory collapse", sejenis serangan jantung , Antonio de Nicolo, seorang hakim Udine, dikutip di media Italia.

Hakim menambahkan bahwa "aneh bahwa hal seperti itu terjadi tanpa gejala peringatan apapun dalam profesi yang sangat dipantau secara ketat".

Tubuh Astori dibawa ke rumah sakit di Udine untuk diautopsi.

Pertandingan Fiorentina dibatalkan di pagi hari.

Awal kick-off antara Genoa dan Cagliari, salah satu mantan klub Astori meninggalkan pertandingan saat pemain mengetahui berita tersebut saat melakukan pemanasan di lapangan.

Liga Italia kemudian menunda lima pertandingan Serie A lainnya yang dijadwalkan pada hari Minggu, termasuk derby Milan.

Astori memulai karirnya di AC Milan, juga bermain untuk Cagliari dan Roma sebelum bergabung dengan Fiorentina pada tahun 2015, ia bermain 14 kali untuk Italia.

Mantan rekan setimnya, pelatih dan tim termasuk di antara mereka yang mengambil media sosial untuk mengungkapkan kesedihan mereka.

Gianluigi Buffon, kapten Juventus, menyebut Astori sebagai "orang hebat".

Kematian tragis

Buffon mengatakan bahwa dia biasanya tidak membuat kebiasaan untuk mengekspresikan perasaannya tentang orang lain.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved