Babak Baru Pembangunan Reaktor Daya Eksperimental, BATAN Mulai Susun Rancangan Rinci

DED yang merupakan karya anak bangsa ini akan dijadikan cikal bakal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Foto bersama peserta sidang PLENO pertama BATAN mengenai DED. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG- Rencana Pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) yang digagas sejak tahun 2014, kini memasuki babak baru.

Setelah tahun lalu menyelesaikan Basic Engineering Design (BED), kini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mulai menyusun desain rinci atau Detail Engineering Design (DED).

Baca: Porak Porandakan Halaman, Babi Hutan Ini Kemudian Masuk ke Masjid dan Lukai Jamaah

RDE merupakan program prioritas BATAN yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai penyedia teknologi terkait penyediaan energi listrik dan panas tinggi.

Pada tahun 2017 program RDE mendapatkan izin tapak dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir Indonesia (BAPETEN).

Selanjutnya akan dilantjutkan oleh Design Engineering Design (DEDl).

Djarot Sulistio Wisnubroto kepala BATAN menyampaikan bahwa program RDE ini diharapkan dapat menunjang tenaga nuklir di Indonesia.

"Dengan RDE BATAN berharap dapat memaksimalkan daya potensial nuklir di Indonesia," Djarot saat membuka acara FGD Detail Engineering Design di Hotel Mercure Alam Sutera, Tangerang Selatan, Kamis (8/3/2018).

Baca: Operasi Keselamatan Jaya, Pengendara Motor Dapat Helm Gratis dari Polres Jakarta Pusat

Kepala Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN) BATAN, Geni Rina Sunaryo mempunyai target DED akan selesai dalam kurun waktu yang singkat.

"Tim yang bekerja menyusun DED harus bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan, yakni pada bulan Juni 2018 harus sudah jadi revisi nol," ujar Geni saat memberikan penjelasan mengenai DED di Hotel Mercure Alam Sutera.

DED yang merupakan karya anak bangsa ini akan dijadikan cikal bakal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Ristekdikti memberikan dukungan penuh terhadap program DES melalui program Flagship INSINAS.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved