DPP Pemuda Tani Memotivasi Remaja Menjadi Petani Handal

Pelatihan tersebut merupakan rangkaian agenda International DPP Pemuda Tani Indonesia bertajuk 'ASEAN Farmers Youthcamp 1'.

Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
TribunJakarta.com/Istimewa
DPP Pemuda Tani Menggelar ASEAN Farmers Youthcamp 1 Jumat (9/3/2018) TRIBUNJAKARTA.COM/ISTIMEWA 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Minat anak muda untuk jadi petani masih sangat sedikit.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Harian Pemuda Tani Indonesia, Suroyo.

Menurut Suroyo jika bisa dikembangkan, maka sektor pertanian tidak terjadi lagi.

Baca: 4 Orang Tak Dikenal Mengaku Petugas PLN dan Polisi Rusak Segel Listrik Rumah Warga Gambir

"Padahal jika di kelola dengan baik, sektor pertanian memberikan kesempatan yang besar untuk menjadi sukses," ujarnya keterangan di Jakarta, Jumat (9/3).

Sebagai langkah nyata DPP Pemuda Tani Indonesia mengadakan pelatihan pertanian organik di Pusat Pelatihan Pertanian Somya Pertiwi di Desa Mangesta Kecamatam Panebel Kabupaten Tabanan Bali.

Pelatihan tersebut merupakan rangkaian agenda International DPP Pemuda Tani Indonesia bertajuk 'ASEAN Farmers Youthcamp 1'.

Baca: Bendung Katulampa Berstatus Siaga 3, Warga DKI Waspada 9 Jam ke Depan

Salah satu peserta pelatihan asal Brazil, Diego menilai kegiatan ini bermanfaat untuk memotivasi anak muda kembali bertani.

"Saya berharap agar tercipta banyak agropreneur muda yang siap menyuplai kebutuhan pertanian Indonesia dan dunia," kata Diego.

Dalam kegiatan ini, para peserta juga belajar di Jatiluwih Rice terraces sebuah persawahan yang telah di akui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, peserta melihat bagaimana konsep pertanian organik dan berkelanjutan.

Baca: Selama Tiga Bulan Komnas HAM Akan Teliti Kasus Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Selain itu, peserta juga di ajak untuk mengunjungi pengolahan cokelat.

Dalam kesempatan ini peserta di ajarkan bagaimana cara mengolah kakao menjadi coklat yang siap di konsumsi.

Acara ini juga dapat dukungan langsung dari banyak sponsor yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Pupuk Indonesia (Persero) Tbk, PT Jasa Raharja Persero dan Bank Indonesia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved