Aturan Ganjil Genap
Menhub: Tidak Menutup Kemungkinan Kebijakan Ganjil Genap Diterapkan di Tempat Lain
Dalam menelurkan kebijakan ini, Menhub mengaku telah melakukan pengamatan secara menyeluruh terkait kondisi lalu lintas di Jabodetabek
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Menteri Perhubungan (Memhub) Budi Karya Sumadi hari meresmikan tiga paket kebijakan pengaturan lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek, Senin (12/3/2018).
Salah satu paket kebijakan tersebut yakni penerapan ganjil genap di dua pintul tol yakni Bekasi Barat dan Bekasi Timur.
Menhub tidak menapik adanya kritik dari masyarakat terkait penerapan kebijakan tersebut.
Keterlibatan masyarakat menurut Menhub harus maksimal, sebesar apapun kritik yang masuk terkait kebijakan itu akan menjadi bahan evaluasi agar terciptanya solusi bersama.
"Karena memang pada dasarnya masyarakat yang merasakan, masyarakat yang juga akan merasakan baiknya apabila kebijakan ini dipandang berhasil," ungkap Menhub kepada TribunJakarta.com.
Baca: Kakorlantas Akui Kebijakan Ganjil Genap Pengaruhi Peningkatan Jumlah Mobil di Kalimalang
Dalam menelurkan kebijakan ini, Menhub mengaku telah melakukan pengamatan secara menyeluruh terkait kondisi lalu lintas di Jabodetabek.
Kondisi lalu lintas baik itu Jakarta- Bekasi maupun sebalaiknya terutama di jalan tol Jakarta - Cikampek (Japek) sudah melebihi batas tertentu yang bisa ditolerir.
"Oleh karenanya setelah tujuh bulan kita memikirkan ini, dan Jakarta-Bekasi adalah daerah yang paling krusial dan kita jadikan contoh, yang dikemudian hari bisa diterapakan juga ditempat lain," jelas Menhub
Dia secara tegas meminta maaf kepada masyarakat Bekasi jika dalam pelaksanaan kebijakan tersebut menimbulakan ketidaknyamanan.
"Hari ini saya melalui pak Wali Kota minta maaf kepada masyarakat Bekasi apabila ini menimbulkan suatu yang kurang nyaman, yakinilah bahwa kekurang nyamanan inilah suatu upaya dalam memberikan servis ke masyarakat," jelas Menhub.