4 Fakta Kakek yang Menikahi Daun Muda dengan Mahar Rp 1,4 Miliar

Mantan Wali Kota Parepare, A Tajuddin Kammisi menggugat cerai istrinya setelah resmi menikah pada Sabtu (22/4/2017) lalu.

Penulis: Ilusi Insiroh | Editor: Ilusi Insiroh
Kolase TribunJakarta.com
Kolase Foto 

Sedangkan sang Istri, Fitriani berusia 25 tahun.

2. Mahar Rp 1,4 Miliar

Fitriana diberikan mahar yang jika di totalkan nilainya mencapai Rp 1,4 Miliar.

“Jika ditotal semua pemberian mempelai pria bisa jadi sampai Rp 1,4 miliar atau lebih,” kata Kepala Desa Liliriawang yang akrab disapa Cunding.

Dimana uang tersebut di gunakan Tajuddin sebagai uang baki sebesar Rp 150 juta, 200 gram emas serta mobil seharga Rp 600 Juta dan rumah di Makassar senilai Rp 700 juta.

3. Orang ketiga

Mantan Wakil Wali Kota Parepare Tajuddin Kammisi (kiri) dan istrinya Andi Fitri (baju adat bodo kuning).
Mantan Wakil Wali Kota Parepare Tajuddin Kammisi (kiri) dan istrinya Andi Fitri (baju adat bodo kuning). (TRIBUNBONE.COM/JUSTANG MUHAMMAD)

Baca: Setelah Kodaline, Twitter Abdul di Follow Adam Levine

Setelah sembilan bulan menikah, Tajuddin berencana menceraikan istrinya itu.

Pasalnya Fitriani diduga tengah berselingkuh.

Hal ini diketahui dari isi gugatan yang diajukan Tajuddin ke Pengadilan Agama Watampone.

“Termohon telah menjalin hubungan/pacaran dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal sebelumnya,” demikian isi gugatan termohon sebagaimana dilayangkan ke Pengadilan Agama Watampone sejak 3 Januari 2018 lalu.

Dalam gugatan tersebut, juga diungkapkan Fitriani kerap menghabiskan waktu jalan-jalan bersama si pebinor.

“Bahwa hubungan termohon dengan pacarnya itu sedemikian jauh, pergi berdua-duaan pada tempat-tempat hiburan dan menginap di hotel di Makassar bahkan hingga Bali.”

Baca: Wow! 1.000 Lansia Tiap Minggu Daftar Kartu Lansia TransJakarta di Walikota Jakarta Selatan

4. Ada Ikatan Darah

Pasangan Suami Istri ini ternyata masih memiliki ikatan darah.

Andi Fitriani seorang gadis bangsawan yang merupakan sepupu dan tetangga Tajuddin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Liliriawang.

"Mereka masih memiliki hubungan keluarga, namun keluarga yang jauh," ucap Kepala Desa Liliriawang.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved