Getek Masih Jadi Primadona untuk Warga Tanjung Priok Menyeberangi Kali Sunter
Dirinya mengaku menggunakan perahu getek untuk menyeberang karena terlalu jauh untuk memutar melalui jembatan.
Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi | Editor: Wahyu Aji
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Perahu getek merupakan transportasi tradisional yang masih diminati oleh sejumlah masyarakat.
Sumiyati salah satunya, dirinya masih mengandalkan perahu getek ini untuk menyeberangi Kali Sunter, Tanjung Priok, Jakarta utara.
Dirinya mengaku menggunakan perahu getek untuk menyeberang karena terlalu jauh untuk memutar melalui jembatan.
"Kalau lewat jembatan jauh, harus muter dulu," ujar Sumiyati kepada TribunJakarta.com Selasa (3/4/2018) siang.
Baca: Perahu Getek, Transportasi Tradisional yang Masih Dilirik Masyarakat
Tarif seribu rupiah untuk sekali menyeberang menurutnya juga sebanding, ketimbang dirinya harus jauh memutar melalui jembatan.
"Seribu perak murah lah, dari pasa kita harus muter-muter lewat jembatan," ujar Sumiyati menambahkan.
Sumiyati sendiri menggunakan perahu getek untuk membantunya menyebrangi sungai menuju pasar.
Dirinya mengaku sudah sejak kecil menggunakan perahu getek sebagai transportasi.
Dirinya berharap agar transportasi perahu getek dapat kembali meraih eksistensinya seperti masa kecilnya dulu.
"Harapannya semiga perahu getek rame lagi, kaya jaman kita kecil dulu," kata Sumiyati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/getek_20180403_164532.jpg)