Menipu Secara Gaib, 4 Orang Membawa Kabur Rp 500 Juta
AG Selaku dalang penipuan mengaku dapat menggandakan uang secara gaib dan spiritual kepada korban, Sopian.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -- akal-akalan cerdik penipu penggandaan uang, melakukan aksinya menggunakan cara yang sederhana.
AG Selaku dalang penipuan mengaku dapat menggandakan uang secara gaib dan spiritual kepada korban, Sopian.
Awalnya Sopian berkenalan oleh IS yang mengaku pernah dibantu oleh AG dan sukses dalam menggandakan uang kini memiliki sebuah counter HP di Roxy dan Karawaci.
Menurut Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi, pada tanggal 22 Januari 2018 sang korban bertemu dengan AG di Restoran Kawali Kota Tangerang.
"Pada pertemuan itu AG mendemonstrasikan penggandaan uang dengan modus menyuruh korban memutarkan kendaraannya empat kali, mobil tersebut dibuka kacanya sedikit dan AG menyelipkan uangnya kedalam," kata Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi, Tangerang, Selasa (4/4/2018).
Dalam amplop itu terdapat empat lembar uang sebesar Rp 100 ribu dan sontak membuat korban percaya.
Lalu korban yang bekerja disebuah kantor swasta ini bertemu kembali oada Rabu, 24 Januari 2018 dengan uang Rp 500 juta miliknya yang ingin ia gandakan kepada AG.
Mereka bertemu di masjid Kota Tangerang berdekatan dengan pusat pemerintahan Tangerang, Al-Azhom.
"Pada saat itu, korban ditepuk pundaknya dicurigai hipnotis, dan membawa korban menuju daerah Puncak, Cipanas untuk AG melakukan aksinya," Ujar AKBP Harley.
Sesampainya di Cipanas mereka memesan hotel di Delaga hotel dan pesan kamar.
"Saya mau ritual dulu, bapak silahkan menunggu diluar," ucap AG kepada Sopian yang diperagakan oleh AKBP Harley.
Saat menunggu di sebuah ruangan, korban disuguhi es teh manis dan kopi yang sebelumnya sudah dicampur dengan dua butir pil diazepam oleh tersangka.
"Pil tersebut membuat korban merasa ngantuk setelah sekira satu jam mengobrol dengam tersangka lalu tertidur. Setelah itu tersangka mambawa kabur Rp 500 Juta dari mobil korban," papar AKBP Harley.
Setelah mengambil yang Rp 500 juta tersebut, pelaku pergi dijemput oleh IS yang sudah menunggu dan meninggalkan korban dalam keadaan tertidur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/akbp-harley-silalahi_20180404_162904.jpg)