Tewas Tenggak Miras

Ini Dugaan Campuran Minuman Keras Jenis Ginseng di Bekasi

"Karena selama ini dari pengakuan tersangka, mereka tidak mengoplos lagi, apakah ditambah oplosan lain atau tidak," katanya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Minuman keras oplosan di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku pembuat minuman keras oplosan jenis ginseng, diketahui bahan campurannya terdiri dari ekstrak wisky, alkohol, zat pewarna caremel, serta sirup.

"Jadi campuran bahan itu dimasukkan ke dalam ember besar dengan takaran sesuai yang mereka punya," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto di Mapolres Metro Bekasi, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kamis (5/4/2018).

Namun demikian, keterangan tersebut hanya baru sebatas pengakuan pelaku.

Untuk itu, pihaknya juga akan melakukan uji laboratorium terhadap miras ginseng yang berhasil di amankan dari lokasi penggrebekan.

Baca: Petaka Miras Oplosan, Polres Bekasi Bakal Perketat Peredaran

Baca: Seorang Wanita di Bekasi Turut Menjadi Korban Miras Oplosan

"Karena selama ini dari pengakuan tersangka, mereka tidak mengoplos lagi, apakah ditambah oplosan lain atau tidak," katanya.

Polisi pada Rabu malam (4/5/2018) mengrebek pabrik pembuatan miras di di Jalan Setia Kawan RT 09/03, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.

Dari pengrebekan tersebut, polisi berhasil menyita sedikitnya 240 kantung plastik miras ginseng siap jual, selain itu satu orang pegawai bernama Nischa Romadoni, sedangkan pelaku utama yakni Ali Marhatis saat ini masih dalam pengejaran.

Informasi pengrebekan bermula ketik sebelumnya, tujuh orang diketahui tewas usia menenggak miras oplosan jenis ginseng di Bekasi. Ketujuh jenazah sudah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Minuman ini juga akan kita konfrontir dengan hasil laboratorium serta hasil otopsi, apakah minuman seperti ini memang bisa membuat mereka meninggal," ujar Kapolres.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved