Kawasan Karang Tengah Disebut Warga Sebagai Daerah Rawan Perampokan
Adit pun merasa tak heran dengan kejadian yang menimpa korban lantaran di kawasan Karang Tengah acapkali terjadi perampokan
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Pasca tewasnya Humaidi, seorang pensiunan TNI AL yang dibunuh secara keji oleh seorang diduga pelaku perampokan di kediaman korban Jalan Kayu Manis, Pondok Labu, Jakarta Selatan membuat Jalan Karang Tengah Raya di seberang rumah korban mengalami kemacetan yang panjang.
Akibat kemacetan tersebut mengundang keingintahuan warga sekitar mengenai penyebab pembunuhan tersebut.
Tak terkecuali, Adit salah seorang pegawai di gerai Indomaret, Karang Tengah raya arah Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang gerainya cukup terbilang jauh dari tempat kejadian.
"Abis peristiwa tersebut jalan di sekitar sini macet banget. Mengular panjang. Engga seperti biasanya. Awalnya disini masih bingung dan engga tahu ada apa," tuturnya pada TribunJakarta.com, Kamis (5/4/2018).
Namun para pembeli yang singgah pun datang ke gerai dan memberitahukan bahwa kemacetan bermuara di kediaman korban pensiunan TNI AL.
"Baru dikasih tahu sama para pembeli kalau ada pembunuhan di komplek AL. Katanya suami istri meninggal di tempat. Trus ada pelanggan datang lagi ternyata hanya satu yang meninggal suaminya aja," lanjut pegawai berusia 20 tahun itu.
Tak hanya mendengar kabar duka itu saja, pelanggan yang datang pun menunjukkan sebuah video tewasnya korban.
"Abis itu dikasih tunjuk video tewasnya korban. Ya Allah tega banget ya udah tua," ujarnya.
Baca: Motif Penembakan Oknum Polisi ke Adik Ipar di Medan Masih Misteri
Adit pun merasa tak heran dengan kejadian yang menimpa korban lantaran di kawasan Karang Tengah acapkali terjadi perampokan.
"Di wilayah ini ada beberapa kejadian pak salah satunya di gerai ini sempat ada perampokan belum lama. Masuk ke dalam jarah hape dan uang temen saya sewaktu jaga. Toko teman saya juga kena udah tiga toko disini kena," paparnya.
Bukan hanya perampokan saja yang marak melainkan tindak kriminal pencopetan pun juga pernah terjadi belakangan ini.
"Selain perampokan yang marak ada pencopetan juga engga jauh dari sini. Ada dua pelaku ngambil paksa barang seorang perempuan kejadiannya malem diambil tasnya langsung lari," tutur Adit.
Menjadi seorang pegawai toko yang acapkali berjaga pada malam hari, ia pun harus mewaspadai terhadap pelanggan yang mencurigakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/perampokan_20180327_104538.jpg)