Marak Berita Hoaks, Begini Kata Koordinator Relawan Padamu Negeri Lukman Hakim

Koordinator Relawan Padamu Negeri, Lukman Hakim menyatakan pemerintah harus mengedukasi masyarakat agar bisa mengantisipasi terpengaruh berita hoaks.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Koordinator Relawan Padamu Negeri, Lukman Hakim di acara Diskusi Publik dan Bedah Buku Deradikalisasi Terorisme di Aula Madya UIN Syarif Hidayatullah, Jalan Juanda, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Koordinator Relawan Padamu Negeri, Lukman Hakim menyatakan pemerintah harus mengedukasi masyarakat agar bisa mengantisipasi terpengaruh berita hoaks.

Dengan mengedukasi, masyarakat dapat memilah sendiri berita yang mereka dapatkan.

Hal ini disampaikannya dalam acara Diskusi Publik dan Bedah Buku 'Deradikalisasi Terorisme' di Aula Madya UIN Syarif Hidayatullah, Jalan Juanda, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Kamis (19/4/2018).

Baca: Ramai Kaos #2019GantiPresiden,Adian Napitupulu: Yang Diadu Itu Program, Bukan Kaosnya

"Diperlukan filter, pemerintah harus mengedukasi kepada masyarakat. Masyarakat harus dibikin cerdas, dengan otomatis kan mereka itu dapat memfilter mana berita yang benar mana yang bukan," ujar Lukman.

Namun,  Ia menyatakan pemerintah masih belum maksimal dalam mengedukasi masyarakat dan hanya sebatas seremoni.

Baca: Hadiri Wisuda Sang Putri Cantiknya, Mandra Si Doel Anak Sekolahan: Alhamdulilah Kesampean

"Saya melihat ini belum maksimal dilakukan pemerintah. Pemerintah saya melihatnya masih sebatas seremoni-seremoni," tambahnya.

Acara diskusi dan bedah buku ini sebagai bentuk ambil bagian dari relawan Padamu Negeri Provinsi Banten dalam mengedukasi masyarakat.

"Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana terhadap informasi digital harus ada filter. Jadi jangan lalu mempercayai, mengimani sesuatu yrang belum tentu kebenarannya," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved