Zikri, Anak Muda Penyuka Motor Antik asal Cibinong, Ini Deretan Koleksinya
Namun dibalik jiwa mudanya itu tersimpan kegemarannya mengoleksi barang-barang lawas tempo dulu alias jadul.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Pemuda ini terlihat gagah.
Namun dibalik jiwa mudanya itu tersimpan kegemarannya mengoleksi barang-barang lawas tempo dulu alias jadul.
Begitulah Ibnu Satria yang akrab disapa Zikri (19).
Baca: Transjakarta Lakukan Ini Agar Bus Lukis Anak Difabel Awet
Pasalnya, anak yang baru lulus SMKN di bilangan Cibinong, Jawa Barat itu mengoleksi tiga buah motor antiknya.
"Saya dari dulu gemar dengan utak atik motor. Sama saya suka dengan motor antik. Saya punya tiga motor antik, dari CB 100, C90 sama yang ini baru saya beli C70," ungkapnya pada TribunJakarta.com, Jumat (20/4/2018) saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Asal muasal bertemunya dengan CB 100, motor pertamanya, bermula dari kegemarannya mengutak atik dan modifikasi motor.
"Saya gemar utak atik modifikasi motor kemudian udah jadi saya jual, uang laku saya beli motor bekas lagi kemudian modif dijual lagi. Kebetulan tetangga punya motor CB 100 kondisinya udah engga terawat. Saya beli 2 juta rupiah," kenangnya.
Usai membeli motor lawas CB 100, Zikri kemudian merakit sendiri motor tersebut hingga menjadi bagus.
Baca: Larang Rakyat Lakukan Seks Oral, Presiden Uganda: Mulut Itu untuk Makan, Bukan Seks
"Kemudian saya rakit sendiri lagi. Kemudian motor CB 100 saya pakai buat ke sekolah," ungkapnya.
Bagi Zikri, punya motor CB 100 pun tak cukup.
Ia pun keranjingan mengoleksi motor antik.
"Saya awal-awal naik motor antik dari CB 100 keranjingan trus beralih saya beli lagi honda CB 90 dengan harga juga engga mahal," ujarnya.